Selebtek.suara.com - Kasus perundungan yang dilakukan sekelompok mahasiswa ke mahasiswi bercadar di Universitas Islam Negeri (UIN) Jambi menjadi perbincangan publik. Sayangnya, korban bullying itu justru diminta pihak kampus untuk meminta maaf karena membuat video yang viral.
Komika Arie Kriting pun akhirnya ikut berkomentar. Melalui akun Twitternya, suami Indah Permatasari itu mengatakan jika sudah seharusnya seseorang diam saat melakukan pembully-an dan tak perlu membuat video apalagi sampai viral.
"Makanya dek, jangan apa-apa diviralkan. kelakukan cowok-cowok di kampusmu mau kurang ajar macam bagaimana, mending diam saja," kata Arie Kriting.
Ia juga menjelaskan jika nama baik kampus harus lebih diutamakan ketimbang masalah yang menimpa mahasiswi bercadar itu.
"Nama baik kampus itu jauh lebih utama dibandingkan kenyamananmu sendiri. Jangan egoislah dek. Pikir panjang dulu lain kali," sambungnya.
Namun, komentar Arie Kriting itu bukannya setuju tentang pihak kampus UIN Jambi yang memaksa korban pembully-an meminta maaf. Sebaliknya, apa yang diutarakan ayah satu anak itu adalah komentar satir untuk menyindir pihak kampus.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi