SUARA SEMARANG - Dalam laga uji coba PSIS Semarang vs PSM Makassar di Stadion Jatidiri, panitia hanya mencetak tiket 25 ribu saja.
Keputusan mencetak tiket dalam jumlah terbatas tersebut diambil lantaran saat laga uji coba PSIS Semarang vs PSM Makassar, Stadion Jatidiri masih dalam tahap renovasi.
Pada saat laga uji coba PSIS Semarang vs PSM Makassar nanti merupakan kali pertama Stadion Jatidiri didatangi penonton setelah renovasi yang berlangsung multiyears.
Diketahui, laga uji ciba PSIS Semarang vs PSM Makassar akan digelar pada Sabtu (28/5/2022) di Stadion Jatidiri Semarang mulai pukul 15.00 WIB.
Ini merupakan pertandingan uji coba kedua PSIS Semarang setelah pada 22 Mei 2022 lalu bertandang ke Stadion Kanjuruhan Malang dijamu Arema FC.
Setelah pertandingan melawan PSM Makassar, PSIS Semarang akan menjamu Arema FC di Stadion Jatidiri pada 4 Juni 2022 mendatang.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan dalam laga uji coba kali ini pihaknya tidak mau memaksakan kapasitas Stadion Jatidiri sampai penuh.
"Kita jual tiket dengan kapasitas 25 ribu penonton. Karena masih uji coba kita tidak mau paksakan sampai penuh. Karena stadionnya juga belum jadi 100 persen," kata Yoyok Sukawi dikutip dari suarajawatengah.id, Rabu (25/5/2022).
Bukan hanya tanggung jawab Pemprov Jateng sebagai pemilik Stadion Jatidiri, pihak PSIS Semarang juga melakukan berbagai persiapan di stadion untuk menjamu PSM Makassar kali ini.
"Kita seminggu ini jujur aja ngepel, agar penonton nanti yang datang benar-benar nyaman," ucapnya.
Dia berharap, penonton nantinya memaklumi jika ada kekurangan dalam Stadion Jatidiri karena proses renovasi belum sepenuhnya selesai.
"Ya kalau masih kurang, seperti kamar mandi, atau kran air tidak ngalir ya wajar. Karena juga masih proses renovasi," jelas Yoyok.
Yoyok menyebut, Stadion Jatidiri tidak hanya disiapkan menjadi markas PSIS Semarang saja. Namun, juga bakal menjadi tuan rumah Piala Presiden.
Diberitakan sebelumnya, tiket PSIS Semarang vs PSM Makassar sudah mulai dapat dibeli para suporter.
Untuk harga tiket PSIS vs PSM Makassar, dijual mulai dari Rp 60.000 (khusus untuk suporter dengan Kartu Tanda Anggota Panser Biru mau pun Snex).
Berita Terkait
-
Dunia di Ambang Krisis Avtur, Harga Tiket Pesawat Bisa Melonjak
-
Berapa Harga Tiket Coachella 2026? Ini Daftar Harga Lengkapnya
-
Mulai Rp 1 Juta, Intip Harga Tiket Fanmeeting NCT JNJM 'Duality' di Jakarta
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan
-
Tambah Hari, Tiket Konser Hari Kedua EXO di Jakarta Resmi Sold Out
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Jawab Tantangan Gubernur Pramono, Bank Jakarta Pasang Target Jadi Orkestrator Ekonomi Ibu Kota
-
Misteri Penemuan Torpedo Kuning di Pesisir Pulau Kangean
-
Azizah Salsha Ngamuk Dihujat Fans Internasional Gara-Gara Harry Styles
-
Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.164 Jelang Pengumuman BI
-
Silent Treatment Ala Iran Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
4 Rekomendasi Parfum Pria untuk Cuaca Panas, Aromanya Tidak Menyengat
-
7 Fraksi DPRD Kaltim Setuju Gulirkan Hak Angket Usut Kebijakan Rudy Mas'ud
-
Tentara Israel yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Dijatuhi Hukuman Ringan
-
Menjelajahi Menara Galata: Ikon Istanbul dengan Panorama 360 Derajat
-
Miris! Peserta UTBK di Undip Tanam Alat di Telinga, Panitia Sampai Bawa ke Dokter THT