SUARA SEMARANG - Walikota Semarang Hendrar Prihadi senang dengan munculnya Pujasera baru di Kota Semarang.
Bahkan Hendrar Prihadi menyebut bahwa keberadaan Pujasera bisa membantu menggerakkan roda perekonomian Kota Semarang.
Menurut Hendrar Prihadi, adanya Pujasera juga bisa memecah keramaian Kota Semarang sehingga terjadi pemerataan.
Keberadaan Pujasera tersebut diharapkan mampu mendukung ekonomi warga Kota Semarang.
"Ini merupakan salah satu kegiatan yang baik yang dilakukan oleh Camat Semarang Tengah untuk mendukung UMKM Semarang Tengah. Dengan adanya SEPURANE, maka akan memicu munculnya pusat keramaian baru sehingga roda perekonomian akan berjalan," ujar Hendrar Prihadi saat meresmikan Semarang Pujasera Semarang Tengah (Sepurane), beberapa waktu lalu.
Hendi, sapaa akrab Hendrar Prihadi mengingatkan warga masyarakat untuk merawat hasil-hasil pembangunan dalam lahan Pujasera yang digunakan.
Dia mengatakan, menjaga bangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk masyarakat.
"Hal terpenting saat ini adalah bagaimana kita semua bersama-sama merawat hasil pembangunan. Indonesia terkenal gotong royong dan majemuk, tapi kali ini Saya melihat kekurangan yang ada pada masyarakat yaitu kita ini tidak mudah merawat hasil pembangunan," terang Walikota Semarang.
Di tengah ramainya kemeriahan, Hendrar Prihadi tetap mengingatkan bahwa kasus Covid-19 masih ada sehingga masyarakat Kota Semarang diharapkan tetap menjaga protokol kesehatan serta segera vaksin booster.
Berita Terkait
-
Azan Magrib Semarang Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal Buka Puasa Lengkapnya
-
Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi
-
Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan
-
15 Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Semarang, Tersedia Uang Baru Jelang Lebaran
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Ironi Berdarah Gajah Tesso Nilo: Dibantai di Hutan, Berakhir di Tangan Mafia Solo
-
Ratusan Warga Padati Kediaman Dubes Iran, Gelar Doa Bersama dan Petisi atas Wafatnya Ali Khamenei
-
Detik-Detik Mobil APV Dihantam Batu Besar di Jalur PacitanPonorogo, Begini Nasib Pengemudi
-
Cek Fakta: Benarkah AC Masjid Meledak Saat Sholat Subuh hingga 20 Jamaah Meninggal Dunia?
-
Berapa Harga MacBook Neo di Indonesia? Laptop Termurah Apple Akhirnya Rilis
-
Janji Pramono Anung Benahi Jalan Setu Babakan yang Jadi "Bubur Lumpur" Imbas Proyek
-
Aktivitas Gunung Marapi Stabil, Ini Penjelasan Badan Geologi
-
Update Kasus Kekerasan Mahasiswa UNDIP: Arnendo Terlapor Dugaan Pelecehan
-
Putri Zulhas Sebut Stok BBM RI Hanya Cukup 21 Hari, DPR Segera Gelar Rapat Bahas Energi
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!