SUARA SEMARANG - Basis Pendukung PSIS Semarang, Panser Biru menyerukan "Say No To Catcalling" dalam stadion dan sepak bola.
Menurut unggahan instagram Panser Biru, catcalling termasuk pelecehan dan menimbulkan dampak buruk bagi korban.
Panser Biru meminta suporter untuk dewasa dan mengganti catcalling dengan tepuk tangan untuk memberikan semangat.
"Catcalling termasuk pelecehan, perlakuan ini juga bisa menimbulkan dampak buruk bagi psikologis sang korban, alangkah baiknya bila perlakuan tersebut bisa diganti dengan tepukan tangan," tulis caption instagram @panserbiru2001 pada Selasa (14/6/2022).
Dalam kolom komentar, banyak netizen yang mendukung untuk menghentikan catcalling dalam stadion.
Suporter ingin menciptakan stadion sebagai ruang yang nyaman bagi perempuan dan anak.
"Jadikan stadion tempat yang ramah bagi anak anak dan wanita," tulis seorang netizen dalam kolom komentar instagram Panser Biru.
"Yoh dewasa yoh, ojo di singsoti, ojo di kyu kyu. Cukup di keploki wae ngen semangat," tulis netizen lainnya menguatkan
Panser Biru dalam unggahannya menambahkan bahwa sepak bola adalah alat pemersatu bangsa, ketika di dalam lapangan semua bersatu tak memandang kasta, ras, suku, gender maupun agama.
"Tan Malaka pernah berkata 'Sepak bola adalah alat perjuangan' maka dari itu mari kita perjuangkan hak-hak kaum hawa agar setara baik di dalam atau di luar lapangan," tulis caption Panser Biru.
Hal tersebut menanggapi banyaknya suporter yang masih belum dewasa ketika di dalam stadion melihat adanya perempuan yang ikut menonton pertandingan sepak bola.
Kadang kala catcalling masih terjadi dan akan membuat penggemar sepak bola dari kaum perempuan enggan menonton di stadion lagi.
Terlebih lagi, saat ini PSIS Semarang memiliki dokter perempuan yang akan mengawal pertandingan Mahesa Jenar dan akan sibuk keluar-masuk lapangan untuk merawat pemain yang mengalami masalah medis.
Panser Biru tidak ingin terjadi catcalling pada siapapun yang ada di stadion dalam pertandingan dan menjadikan sepak bola sebagai hiburan bagi semua kalangan, termasuk perempuan.
Berita Terkait
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
Clash of Legends 2026: Barca Legends Libas DRX World Legends 3-0
-
Gol Tunggal Malaysia Bungkam Indonesia di AFF U-17
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Sidrap Siapkan Turnamen Domino Terbesar, HGI Hadirkan Konser Musik Spektakuler
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan