SUARA SEMARANG - Carlos Fortes dan Taisei Marukawa menjadi dua pembelian paling menghebohkan di kubu PSIS Semarang.
Carlos Fortes dan Taisei Marukawa diperkenalkan manajemen PSIS Semarang secara bersamaan pada saat kompetisi musim lalu berakhir.
Meskipun masih baru menjalani turnamen pramusim di Piala Presiden 2022, peran Carlos Fortes dan Taisei Marukawa di tim PSIS Semarang sudah terlihat.
Beberapa kali Carlos Fortes dan Taisei Marukawa bergantian mencetak gol dan saling memberikan assist.
Carlos Fortes dan Taisei Marukawa diharapkan bisa menjadi jawaban atas persoalan PSIS Semarang musim lalu, yakni tumpulnya barisan depan.
Rupanya ada sosok yang sangat berpengaruh terkait kedatangan Carlos Fortes dan Taisei Marukawa ke PSIS Semarang.
Orang yang ingin mendatangkan keduanya tidak lain adalah Manager PSIS Semarang, Fardhan.
Dia orang yang paling getol meminta komisaris PSIS Semarang untuk mendatangkan Carlos Fortes dan Taisei Marukawa.
Hal tersebut terungkap lewat instagram Komisaris PSIS Semarang, Junianto.
"Teruslah tetap terbang di puncak tim kebangganku @psisfcofficial. akasih le @farna.ndana sing selalu getol meminta cak sodik @carlosfortes99oficial & @taiseimarukawa. Pulang dari ngantor ama mantan pacar @wahyuvan_java MAKJEGAGIK 2-1," tulis @anto_van_java usai PSIS Semarang kalahkan Persis Solo pada (21/6/2022).
Selain merekrut Carlos Fortes dan Taisei Marukawa, PSIS Semarang juga mendatangkan pemain top lainnya.
Alie Sesay dan Oktafianus Fernando didatangkan dari Persebaya Surabaya menemani Taisei Marukawa.
Winger Borneo FC, Wawan Febrianto dipulangkan ke Jawa Tengah setelah musim sebelumnya, pemain asal Pati tersebut selalu menjadi pembobol gawang PSIS Semarang.
Untuk memperkuat lini tengah, Guntur Triaji dan Delvin direkrut agar aliran bola di lini tengah terjaga.
Yang masih menjadi kritik dan komentar para netizen adalah pengisi posisi penjaga gawang PSIS Semarang yang dianggap kurang bagus.
Kiper sebelumnya, Jandia Eka Putra dan Joko Ribowo dilepas begitu saja saat kontrak mereka habis.
Alhasil, setiap laga yang dijalani PSIS Semarang di Piala Presiden 2022, tercatat Mahesa Jenar selalu kebobolan.
Berita Terkait
-
LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk
-
Rumah Mewah Bertingkat di Semarang Disita KPK, Nama Fadia Arafiq Terpampang di Plang
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Sudewo Jalani Sidang Perdana, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Rp3,8 Miliar
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?