SUARA SEMARANG - Inilah taktik jitu pelatih Eduardo Almeida dengan bangku cadangkan Evan Dimas dan Gian Zola saat Arema FC bertandang ke markas PSIS Semarang.
Kejelian Eduardo Almeida patut diapresiasi berani membangkucadangkan Evan Dimas dan Gian Zola saat jumpa PSIS Semarang di leg 1 semifinal Piala Presiden.
Dengan banyaknya stok gelandang kreatif Arema FC, berupa mencari pola serangan yang efektif saat menghadapi tim agresif PSIS Semarang.
Berstatus tuan rumah, permainan PSIS Semarang mampu ditebak pelatih Arema FC Eduardo Almeida, yakni mengatur tempo lini tengah.
Arema FC pada babak pertama hanya menempatkan gelandang dengan tipikal pemain sebagai gelandang bertahan dan breaker.
Arema FC mempercayai Jayus Hariono, Rizky Dwi, dan Renshi Yamaguchi untuk mematikan Alfeandra Dewangga dan Jonathan Cantilllana.
Benar saja, suplai bola PSIS Semarang meski berhasil dialirkan ke Taise Marukawa dan Carlos Fortes namun belum maksimal menciptakan peluang gol.
Babak pertama Arema FC sukses mengunci hasil imbang tanpa gol skor 0-0.
Pada babak kedua, Eduardo Almeida mengambil keputusan tepat merotasi para pemain gelandang.
Baca Juga: Pengadilan Agama Cikarang Benarkan Nathalie Holscher Gugat Cerai Sule
Dua pemain tengah kreatif dengan tipikal gelandang serang yang ada di bangku cadangan diturunkan.
Ada Evan Dimas dan Gian Zola untuk memperbaiki lini tengah agar lebih mampu menembus pertahanan PSIS Semarang.
Menjadi keuntungan pula saat Carlos Fortes ditarik keluar lapangan akibat cedera.
PSIS Semarang tak lagi semenakutkan seperti pada babak pertama.
PSIS Semarang yang masih berani memainkan Jonathan Cantilllana, Taisei Marukawa, Wawan Febrianto dan Alfeandra Dewangga tak maksimal.
Kelelahan membuat suplai bola berkurang ke Taise Marukawa dan Hari Nur Yulianto yang di masukan pada babak kedua.
Berita Terkait
-
Arema FC Tekuk PSIS Semarang di Kandang Lawan 2-0 Leg 1 Semifinal Piala Presiden 2022
-
Arema FC Berikan Kekalahan Perdana untuk PSIS Semarang di Piala Presiden 2022
-
PSIS Semarang vs Arema FC, Eduardo Almeida Sebut Laga Semifinal Piala Presiden Berbeda dengan Laga Uji Coba
-
Sergio Alexandre: Carlos Fortes Bakal Bermain Sepenuh Hati untuk PSIS Semarang Saat Lawan Arema FC
-
Cara Beli Tiket Online PSIS Semarang vs Arema FC Hanya untuk Suporter Mahesa Jenar, Harga Rp200 Ribu
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?