Mengingat bahwa sebagian besar dokter menganggap prosedur ini terlalu berisiko, persetujuan akan sangat tidak mungkin.
Selain itu, meskipun tampak, setidaknya pada perempuan cis, bahwa prosedur tersebut dapat dilakukan, tidak ada penelitian tentang dampak imunosupresif pada anak berikutnya.
Kekhawatiran tambahan dalam calon transpuan adalah apakah dia akan memiliki infrastruktur hormonal untuk mempertahankan kehamilan.
Mengingat bahwa laktasi pada perempuan trans diinduksi oleh obat teratogenik (obat yang menyebabkan cacat lahir), pengobatan tersebut akan dikontraindikasikan pada perempuan trans yang mencari transplantasi rahim.
“Bukan hanya kemampuan untuk memiliki anak yang dipertaruhkan; itu adalah kemampuan untuk mengandung anak dalam kehamilan.”
Pakar lannya, seperti Dr. Horsager-Boehrer, mengatakan bahwa risikonya tidak sebanding dengan manfaatnya.
Uji klinis skala besar pertama pada perempuan cis dimulai pada tahun 2016 di Klinik Cleveland, dan upaya pertama mereka gagal.
Berita Terkait
-
Ingin Hamil, Lucinta Luna Operasi Rahim: Agar Calon Papa Anakku Nggak Kabur Lagi!
-
Lucinta Luna Operasi Transplantasi Rahim Agar Punya Anak, Apakah Etis dan Juga Aman?
-
Heboh Lucinta Luna Operasi Transplantasi Rahim, Supaya Bisa Hamil?
-
Lucinta Luna Jalani Operasi Tahap Akhir, Upgrade Pembaruan Rahim
-
Jalani Operasi Rahim Hari Ini, Lucinta Luna Beberkan Alasannya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026