Mengingat bahwa sebagian besar dokter menganggap prosedur ini terlalu berisiko, persetujuan akan sangat tidak mungkin.
Selain itu, meskipun tampak, setidaknya pada perempuan cis, bahwa prosedur tersebut dapat dilakukan, tidak ada penelitian tentang dampak imunosupresif pada anak berikutnya.
Kekhawatiran tambahan dalam calon transpuan adalah apakah dia akan memiliki infrastruktur hormonal untuk mempertahankan kehamilan.
Mengingat bahwa laktasi pada perempuan trans diinduksi oleh obat teratogenik (obat yang menyebabkan cacat lahir), pengobatan tersebut akan dikontraindikasikan pada perempuan trans yang mencari transplantasi rahim.
“Bukan hanya kemampuan untuk memiliki anak yang dipertaruhkan; itu adalah kemampuan untuk mengandung anak dalam kehamilan.”
Pakar lannya, seperti Dr. Horsager-Boehrer, mengatakan bahwa risikonya tidak sebanding dengan manfaatnya.
Uji klinis skala besar pertama pada perempuan cis dimulai pada tahun 2016 di Klinik Cleveland, dan upaya pertama mereka gagal.
Berita Terkait
-
Ingin Hamil, Lucinta Luna Operasi Rahim: Agar Calon Papa Anakku Nggak Kabur Lagi!
-
Lucinta Luna Operasi Transplantasi Rahim Agar Punya Anak, Apakah Etis dan Juga Aman?
-
Heboh Lucinta Luna Operasi Transplantasi Rahim, Supaya Bisa Hamil?
-
Lucinta Luna Jalani Operasi Tahap Akhir, Upgrade Pembaruan Rahim
-
Jalani Operasi Rahim Hari Ini, Lucinta Luna Beberkan Alasannya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Sultan Jogja Murka Kasus Daycare, Psikolog: Jangan Abaikan Naluri Orang Tua!
-
Evakuasi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Masih Berlangsung, Kantong Jenazah Terus Berdatangan
-
SIG Kantongi 5 Sertifikat Platinum Green Label, Bukti Dominasi Semen Hijau Nasional
-
5 Toner Pad Willow Bark untuk Kulit Halus, Bebas Pori, dan Matte
-
Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL
-
Update Daftar Nama 81 Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Vs KRL, 7 Meninggal Dunia
-
Gerindra Kaltim Sentil Rudy Mas'ud, Singgung Nepotisme hingga Evaluasi Anggaran
-
Rupiah Sentuh Rp17.211, Laba Bersih Emiten Mark Dynamic Meningkat
-
Korban Tewas Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 7 Orang
-
Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!