/
Selasa, 26 Juli 2022 | 19:03 WIB
Suara Berat dan Tertunduk Gibran Minta Maaf pada Warga Jogja (TikTok @indonesia_maju2045)

SUARA SEMARANG - Dengan suara berat dan wajah tertunduk Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka minta maaf kepada warga Jogja atas ulah suporter Persis Solo.

Gibran mengungkapkan minta maaf kepada semua warga Jogja terutama terkait insiden yang terjadi di kawasan Tugu Jogja.

Dengan suara berat dan lirih ucapan maaf dikeluarkan seolah menyesal dengan apa yang terjadi saat suporter Persis Solo ada di Tugu Jogja.

Gibran mengaku akan bertanggungjawab penuh atas kejadian yang membuat tidak nyaman warga Jogja akibat perilaku suporter Persis Solo.

"Yang jelas saya memohon maaf sebesar-besarnya untuk warga jogja yang kemarin merasa tidak nyaman atas kejadian ini," kata Gibran, melalui akun TikTok @indonesia_maju2045 Selasa (26/7/2022).

Menurut Gibran jika ulah para suporter di luar dari koordinasi awal saat akan berangkat akan mendukung tim saat laga Persis Solo vs Dewa United di Magelang.

Karenanya, apa yang telah terjadi dan meninggalkan kerusakan akan menjadi tanggung jawab dia dan siap menanggungnya.

"Saya bertanggung jawab penuh jika ada kerusakan dan hal-hal yang lain-lain," katanya.

Kekinian, untuk menjaga kondusifitas pihaknya sudah berkoordinasi dengan manajemen Persis Solo.

Baca Juga: 7 Fakta Presenter Cantik Brigita Manohara, Diperiksa KPK, Raih MURI Gelar Akademik Terbanyak, Gagal Nyaleg

Koordinasi termasuk untuk memperhitungkan kerugian yang ditimbulkan dan mengidentifikasi oknum suporter yang telah berbuat onar dan anarkis.

"Kemarin saya sudah kooridnasi dengan manajemen persis, konunikasi juga dengan Kevin, sudah identifkasi ada beberapa warung, kerusakan jadi tanggung jawab kami," katanya.

Sebelumnya, Gibran mengaku sudah ada koordinasi awal sebelum keberangkatan suporter ke Magelang untuk laga kandang.

Dalam koordinasi tersebut salah satunya terkait jalur transportasi yang akan dilalui untuk menuju Magelang dari Solo oleh para suporter.

Salah satunya jalur lewat Selo Boyolali, tidak disarankan untuk melalui Jogja.

"Kemarin sebelum berangkat sudah kami sarankan dari suporteer, lewatnya Selo saja, ada beberapa yang memang masuk jogja dan itu tidak kami rekomendasikan lewat situ," terang Gibran.

Terakit oknum suporter yang berbuat rusuh apakah akan dikenai tindak pidana Gibran menyerahkan semua pada pihak berwajib.

"Sudah saya identfikasi para suporter yang lewat sana, videonya sudah sangat jelas sekali. Nanti akan ditindaklanjuti oleh pihak berwajib," katanya.

Sementara, kepada oknum suporter yang terlibat insiden di Jogja apakah akan blacklist untuk tidak mendapatkan tiket nonton pertandingan Gibran menyerahkan pada manajemen Persis Solo.

"Saya memerintahkan manajmen persis untuk selektif dalam penjualan tiket. Siapa saja pelakunya, dari kelompok mana, mnungkin kedepan tidak diberikan tiket. Soal blacklist ke manajemen saja ya," katanya.

Kepada yang terluka Gibran siap menanggung pengobatan meskipun kabar terakhir yang ia dapatkan ada tiga orang luka dan sudah penanganan medis dengan dijahit.

Unggahan permintaan maaf Gibran oleh akun TikTok @indonesia_maju2045 menuai beragam komentar para netizen.

Mayoritas komentar mengapresiasi Gibran sebagai pemimpin Kota Solo mengambil sikap untuk minta maaf kepada warga Jogja.

Meski demikian, netizen juga berharap Gibran secara pribadi menghadap Raja Jogja yakni Sri Sultan HB X untuk meminta maaf secara langsung.

"njaluk ngapuro ro Kagungan Ndalem Sri Sultan HB X boss, raono jogja raono endonesa, ingat APBN pertama di sokong Raja Jogja" kata akun @Irvan Enha.

"apalagi mas @Gibran Rakabuming mau datang langsung ke Jogja bertemu ngarso dalem srisultan Jogja itu sangat" luar biasa demi menjaga kerukunan" tulis @Bursa mobil bekas jogja.

"bangga sama mas gibran sosok pemimpin yang bijaksana & berjiwa besar langsung respon cepat..." tulis @dwiyayan87.

"ditunggu parkir innova ne AD 1 ning tugu jogja mas walkot @Gibran Rakabuming" kata @patubsatub.

"aku jogja ngakoni koe gentelmen mas... iki udu masalh rivalitas suporter meneh.." kata @deny.

Di beritakan sebelumanya, rombongan pemotor suporter Persis Solo yang hendak menonton pertandingan di Magelang terlibat keributan dengan warga di Jombor, Sleman, DIY, Senin (25/7/2022).

Rombongan tersebut akan menyaksikan pertandingan Persis kontra Dewa United pada laga Liga 1 2022/2023 di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Insiden juga terjadi di kawasan Tugu Jogja yang membuat suasana rusuh dan menyinggung warga Jogjakarta.

Load More