SUARA SEMARANG – Kementerian Agama akhirnya mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahap dua untuk madrasah se-Indonesia.
Nantinya Kemenag akan menyalurkan dana BOS sebesar Rp2,5 triliun untuk lebih dari 49 ribu madrasah yang berada di seluruh wilayah Indonesia.
Penyaluran dana BOS madrasah tahap 2 ini dimulai oleh Kemenag sejak Senin, 8 Agustus 2022.
Sebelumnya, pengelola madrasah wajib mencetak bukti upload dokumen persyaratan penyaluran dana BOS Kemenag 2022 sejak 5 Agustus.
Dana BOS yang diberikan Kemenag pada siswa madrasah ini merupakan kelanjutan dari penyaluran tahap pertama yang berlangsung pada Maret-April 2022.
Di tahap pertama sebelemnya, Kemenag menyalurkan dana BOS sebesar Rp3,3 triliun ke madrasah di seluruh Indonesia.
Moh. Isom Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah mengatakan bahwa pencairan dana BOS untuk madrasah pada tahap kedua ini sebesar lebih dari Rp2,5 triliun yang dicairkan.
Menurut Surat Edaran nomor B-1540.1/DJ.I/Dt.I.I/KU.05/06/2022 tentang Persiapan Penyaluran Dana BOS Tahap II tahun anggaran 2022, dana BOS Kemenag tahap dua yang akan disalurkan mencapai Rp2.520.268.615.000.
Namun, nominal ini masih akan bertambah karena ada Rp 1.150.255.485.000 dana yang terblokir sementara (berstatus automatic adjustment).
Baca Juga: Indonesia Tidak Jadi Keluar dari AFF, Ketum PSSI Siapkan Cara Membalas Vietnam dan Thailand
Dana BOS Kemenag diperuntukkan kepada total 49.063 madrasah, terdiri dari 24.052 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 16.717 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 8.294 Madrasah Aliyah (MA).
"Alhamdulillah, proses persiapan sudah selesai. Dana BOS madrasah sudah bisa dicairkan berkisar lebih dari Rp2,5 triliun untuk 49.063 madrasah," ungkapnya dilansir Kemenag RI.
Direktorat KSKK Madrasah masih tetap berkoordinasi dengan Bagian Perencanaan Ditjen Pendidikan Islam dan Kementerian Keuangan agar anggaran terblokir sementara bisa dibuka dan dapat kembali disalurkan kepada madrasah tersebut.
Sebelum penyaluran dana BOS Kemenag, madrasah yang ingin mendapatkan bantuan harus sudah mengunggah dokumen persyaratan dan masuk melalui https://bos.kemenag.go.id.
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia Tidak Jadi Keluar dari AFF, Ketum PSSI Siapkan Cara Membalas Vietnam dan Thailand
-
Hasil AFF U16 Indonesia vs Vietnam, Arkhan Kaka dan Nabil Asyura Cetak Gol Penentu
-
Perasaan Nabil Asyura Usai Cetak Hattrick ke Gawang Singapura
-
Bersiap Lawan Vietnam, Ini Skema Indonesia Bisa Jadi Juara Grup A dan Lolos SemifinalAFF U16
-
Deretan Kasus JNE yang Dibela Hotman Paris, dari Dana Teroris Hingga Beras Bansos
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Duduk Perkara Ketegangan Dishub DKI dan Sekelompok Pria di Tanah Abang Terkait Parkir Trotoar
-
3 Rekor Gila Timnas Futsal Indonesia Usai Bungkam Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
10 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Terbaru Februari 2026
-
Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?
-
Manchester United Bidik Kapten West Ham United?
-
Ivar Jenner Obsesi Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Mengapa Jetour T2 Langsung Terbakar Hebat usai Dihantam BMW di Jagorawi?
-
Kapolrestabes Medan Buka Suara Soal Polisi Suruh Korban Pencurian Jadi Tersangka Tangkap Pencuri
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global