/
Rabu, 10 Agustus 2022 | 06:27 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

SUARA SEMARANG - Menko Polhukam, Mahfud MD membocorkan sedikit mengenai motif pembunuhan Brigadir J yang didalangi oleh Ferdy Sambo.

Menurut Mahfud MD, motif pembunuhan Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo sangat sensitif dan hanya boleh didengar orang dewasa.

Diketahui, pada Selasa (9/8/2022) malam Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka keempat dalam pembunuhan Brigadir J.

"Soal bukti itu, biar dikonstruksi hukumnya. Karena itu sensitif hanya boleh didengar oleh orang dewasa," ujar Mahfud MD dari YouTube Kemenko Polhukam, Selasa (9/8/2022).

Mahfud MD mengapresiasi Polri yang sudah menemukan titik terang atas penembakan Brigadir J ini.

Adapun pelanggaran kode etik yang dilakukan 31 anggota Polri, Mahfud MD mengatakan jika ada unsur pidana di dalamnya, maka juga akan diproses lebih lanjut.

"Kalau ditemukan pelanggaran etiknya berhimpitan dengan pidana, misalnya sengaja mencopot CCTV untuk hilangnya jejak dan alat bukti, itu bisa ke pidana juga. Yang penting sekarang telurnya sudah pecah, itu yang kita apresiasi dari Polri," katanya.

Dalam keterangan pers, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya akan menuntaskan perkara ini termasuk motifnya.

Menurut Kapolri, apa yang menjadi motif pembunuhan Brigadir J merupakan bagian yang harus diselesaikan.

Baca Juga: Hasil Undian Japan Open 2022: Fajar/Rian Hadapi Wakil Tuan Rumah

"Motif penembakan sedang dilakukan pemeriksaan dan pendalaman pada saksi, termasuk pada PC (istri Ferdy Sambo)," ungkap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers, Selasa (9/8/2022) petang.

"Kami membutuhkan keterangan dari ahli dan saksi. Mengungkap motif merupakan bagian yang juga harus kami selesaikan," sambungnya.

Sebelumnya, Kapolri juga menjelaskan bahwa Ferdy Sambo adalah otak dari penembakan pada Brigadir J dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ferdy Sambo adalah orang yang memerintah Brigadir J untuk menghabisi nyawa Brigadir J di rumah dinasnya.

Setelah Brigadir J meninggal, Ferdy Sambo juga yang menggunakan senjata milik Brigadir J untuk menembak dinding dan langit-langit rumah dinas agar terkesan ada baku tembak.

Load More