- PT KAI Daop 1 Jakarta memasang palang pintu sementara di perlintasan JPL 86 Jalan Ampera, Bekasi Timur sejak 29 April 2026.
- Pemasangan fasilitas ini bertujuan meningkatkan aspek keselamatan perjalanan kereta api serta meminimalisir risiko kecelakaan bagi seluruh pengguna jalan raya.
- KAI mewajibkan penjagaan swadaya masyarakat dan mengancam akan menutup perlintasan permanen jika aturan operasional tersebut tidak dipenuhi dengan konsisten.
Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mengambil langkah proaktif dengan memasang palang pintu perlintasan sementara di Jalan Ampera, Bekasi Timur.
Pemasangan palang pintu di perlintasan sebidang JPL 86 yang berlokasi dekat Stasiun Bekasi Timur tersebut dilakukan sejak Rabu (29/4/2026).
“Ini merupakan langkah awal sebagai bentuk upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (1/5/2026).
Fasilitas tersebut, lanjut Franoto, berfungsi sebagai instrumen krusial untuk meminimalisir risiko kecelakaan.
Skema penjagaan palang pintu sementara ini rencananya akan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat, dengan pengawasan dari pihak kelurahan.
KAI memberikan instruksi tegas agar palang pintu selalu dalam kondisi tertutup apabila tidak ada petugas yang melakukan penjagaan di lokasi.
Aspek konsistensi penjagaan menjadi sorotan utama KAI demi menjamin keselamatan perjalanan kereta api serta keselamatan warga yang melintas.
“Apabila perlintasan JPL 86 di Jalan Ampera ini tidak dapat dijaga secara penuh selama 24 jam setiap hari, maka demi keselamatan bersama, KAI akan mengambil langkah tegas dengan melakukan penutupan perlintasan tersebut. Kondisi tanpa penjagaan sangat membahayakan perjalanan kereta api maupun masyarakat,” tegas Franoto.
Kebijakan pemasangan portal ini sebelumnya telah melalui proses koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi dan Kelurahan Duren Jaya.
Baca Juga: Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!
KAI Daop 1 Jakarta juga terus mendorong pemerintah untuk membangun solusi permanen berupa jalan tidak sebidang seperti flyover atau underpass.
Tak lupa, masyarakat pengguna jalan diminta selalu berhenti sejenak serta menoleh kanan dan kiri guna memastikan keamanan sebelum menyeberangi rel.
KAI berkomitmen menjadikan keselamatan operasional sebagai prioritas tertinggi dalam melayani kebutuhan transportasi publik di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Penjualan MARK Naik 50%, Kenaikan Biaya Produksi Mulai Tekan Margin
-
6 Sabun Cuci Muka Niacinamide yang Mencerahkan, Wajah Kusam Jadi Glowing Sesuai Review
-
Siapa Setya Budi Dias Oktavianto? Staf KPK yang Terlibat Kasus Korupsi Bupati Pemalang
-
Bobotoh dan Jakmania Wajib Baca! Marc Klok Kirim Pesan Tegas Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste
-
Cara Merawat Pintu Mobil Keluarga Sliding Door, plus 10 Opsi Mulai 50 Jutaan Kabin Luas
-
Pajak Ada di Mana-mana, Kapan Manfaatnya Benar-benar Dirasakan Kita Semua?
-
Kejagung Tolak Komentar dan Serahkan Kasus Kematian Tak Wajar Sutrimo ke Polisi
-
6 Manfaat Testosteron Menurut Androlog, Tidak Cuma Soal Gairah Seks
-
Anggaran Wisata Religi Bandar Lampung jadi Sorotan BPK
-
Polisi Tutup Kasus Kim Soo Hyun, Tuduhan Eksploitasi Anak Tak Terbukti