- KJRI Jeddah mendampingi tujuh WNI yang ditahan otoritas Arab Saudi di Mekah terkait kasus haji ilegal.
- Tiga WNI menjalani pemeriksaan kepolisian atas dugaan pelanggaran finansial serta penggunaan gelang dan kartu Nusuk palsu.
- Empat WNI lainnya ditangkap karena kepemilikan dana mencurigakan dan menawarkan jasa layanan ibadah haji tanpa izin resmi.
Suara.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mendampingi tujuh warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan otoritas Arab Saudi di Mekah.
Mereka ditangkap dalam dua kasus berbeda yang diduga berkaitan dengan penyelenggaraan haji ilegal dan pelanggaran finansial.
KJRI memastikan seluruh hak hukum para WNI tersebut tetap terpenuhi selama proses penyelidikan berlangsung.
Tiga WNI Diperiksa di Polisi Qararah
Tiga WNI berinisial YJJ, JAR, dan AG saat ini menjalani pemeriksaan di Kantor Polisi Qararah.
Menurut keterangan resmi KJRI Jeddah, kasus mereka sempat dilimpahkan ke kejaksaan sebelum dikembalikan ke kepolisian untuk melengkapi barang bukti.
Tim Satgas Konsuler KJRI telah bertemu langsung dengan ketiganya untuk memastikan kondisi dan memberikan pendampingan hukum.
Uang Tunai dan Kartu Nusuk Diduga Palsu
Dalam kasus terpisah, empat WNI lainnya juga diamankan aparat Saudi.
Baca Juga: Mengejutkan! UEA Keluar dari OPEC
Tiga di antaranya, yakni S, AS, dan AB, ditangkap karena diduga memiliki dana dalam jumlah besar yang tidak dapat dijelaskan asal-usulnya.
Aparat menyita uang tunai sebesar 100.000 riyal Saudi atau sekitar Rp427 juta.
Selain itu, petugas menemukan 10 gelang haji dan 30 kartu Nusuk yang diduga palsu.
Sementara itu, satu WNI berinisial ZZS ditangkap karena diduga menawarkan jasa haji ilegal tanpa izin resmi.
KJRI Ingatkan Larangan Haji Tanpa Izin
KJRI Jeddah mengingatkan seluruh WNI untuk mematuhi aturan la haj bila tasreh, yakni larangan berhaji tanpa izin resmi dari pemerintah Arab Saudi.
"Jangan biarkan niat Anda untuk menunaikan ibadah haji yang penuh berkah berubah menjadi masalah," demikian imbauan KJRI.
Masyarakat juga diminta tidak tergiur tawaran haji jalur tidak resmi yang berpotensi menimbulkan masalah hukum.
Penangkapan ini terjadi saat gelombang pertama jemaah haji Indonesia mulai tiba di Mekah. Pemerintah Arab Saudi memang memperketat pengawasan terhadap praktik haji ilegal dalam beberapa tahun terakhir, demikian Antara.
Berita Terkait
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
3 WNI Ditangkap Polisi Arab Saudi di Mekkah, Diduga Promosikan Haji Ilegal
-
Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Laporan Intelijen Amerika: Selat Hormuz di Bawah Kendali Penuh Iran, Bisa Buka Tutup Kapan Saja
-
Bukan Warga Nekat! Satpol PP Ungkap Sosok Orang 'Penting' yang Viral Berenang di Kolam Bundaran HI
-
Waspada Macet! Ada 5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini
-
Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?