SUARA SEMARANG - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akhirnya tidak memberikan perlindungan pada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Hal itu dilakukan LPSK lantaran status istri Ferdy Sambo sekarang tidak jelas menjadi korban atau saksi atau lainnya.
Tidak diberikannya perlidungan kepada istri Ferdy Sambo juga karena LPSK mengikuti perkembangan terbaru, yakni penghentian penanganan oleh Bareskrim Polri untuk kasus dugaan pelecehan seksual.
Sebelumnya, pihak istri Ferdy Sambo mengajukan untuk mendapatkan perlindungan pada LPSK atas kasus dugaan pelecehan seksual.
Namun karena penyidikan kasus dugaan pelecehan seksual dihentikan, LPSK mengambil langkah ini.
"Permohonan ke LPSK itu kan berkaitan dengan pelaporan Bu PC ke polisi ya. Status hukumnya sampai kemarin kan belum jelas. Nah, sekarang setelah jelas ya tentu saja LPSK tidak bisa memberikan perlindungan karena status hukumnya kan jadi membingungkan ini, apakah bu PC itu korban atau dia berstatus lain," ujar Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo, Sabtu (13/8/2022) dikutip dari PMJ News.
LPSK tidak bisa memberikan perlindungan kepada Putri Candrawathi karena status hukumnya yang masih belum jelas.
"Ya karena statusnya menjadi tidak jelas ini, apakah korban atau saksi atau berstatus lain, yang jelas kan bukan saksi bukan korban ini, sementara permohonannya kan waktu itu sebagai korban," paparnya.
LPSK kemungkinan tidak memberikan perlindungan kepada Putri Candrawathi lantaran kasusnya tidak ada setelah dihentikan penyidikannya oleh Bareskrim Polri.
Baca Juga: Tulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie, Ditikam di New York
"Jadi pidananya kan tidak ada itu, tindak pidana yang dia laporkan di mana dia mengaku sebagai korban itu tindak pidananya tidak ada, jadi tentu LPSK nggak bisa memberikan perlindungan," pungkasnya.
Diektahui, di skenario awal dilaporkan bahwa Brigadir J diduga melakukan pelecehan seksual pada istri Ferdy Sambo hingga terjadi bakyu tembak dengan Bharada E.
Namun belakangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Ferdy Sambo lah yang membuat skenario seolah terjadi baku tembak.
Padahal yang terjadi adalah Ferdy Sambo merencanakan pembunuhan pada Brigadir J.
Berita Terkait
-
"Nyanyian Merdu" Deolipa Yumara, Irjen Ferdy Sambo Janjikan Gepokkan Uang Dolar ke Anak Buahnya, Segini Jatah Bharada E Eksekutor Brigadir J
-
IPW Endus Perlawanan Geng Ferdy Sambo ke Timsus: Mereka adalah Mafia
-
5 Pamen Polda Metro Jaya Ditahan Buntut Dugaan Pelanggaran Etik Kasus Ferdy Sambo, Kabid Humas: Belum Ada Penggantinya
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen
-
Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong