Sedangkan dari sektor permodalan dan alat kerja akan disokong oleh lembaga finansial Bank BNI 46.
"Jadi Rumah Produk Si Koling ini kami serahkan alat produksi untuk meningkatkan kualitas produk kolang kaling," katanya.
Sementara itu, Anggota Wantimpres Putri Kus Wisnu Wardhani akan menggali apa saja yang menjadi masukan dari para pelaku UMKM kolang kaling di Kelurahan Jatirejo.
Bersama Smart Tim nya akan menyusun apa saja yang menjadi kendala dan akan langsung disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.
"Kita mengusulkan kepada presiden kebijakan apa yang tepat untuk diberikan kepada masing masing sektor, kami mendengar apa saja yang jadi kendala untuk UMKM bangkit kembali," katanya.
Ia menjelaskan, kondisi pandemi serta perang Ukraina Rusia turut mempengaruhi kondisi sosial dan ekonomi negara-negara di dunia.
Terutama pengaruhnya krisis pangan dunia. Indonesia bisa mengambil keuntungan dengan sumber daya alam pangan yang ada di dalam negeri. Salah satunya melalui produk kolang kaling.
"Seperti krisis pangan, kolang kaling ini bisa jadi produksi yang tidak saja untuk kebutuhan pangan dalam negeri juga luar negeri," katanya.
Pembina Pertiwi Indonesia Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi mengapresiasi gerakan CSR yang dilakukan Pertiwi Indonesia bersama BNI 46, yang didukung pula Unika Soegijapranata.
Ia yang juga sebagai Ketua Penggerak PKK Kota Semarang, ikut berperan aktif mendorong pemerintah daerah dalam membantu UMKM.
"Pemkot Semarang mendukung UMKM baik permodalan dan pemasaran. Ini Kolaborasi Pertiwi dengan BNI. Produk kolang Kaling ini jadi produk yang bagus bisa ekspor juga," katanya.
Lurah Jatirejo Musfiati mengucapkan terima kasih atas bantuan Rumah Produksi Si Koling dari Pertiwi Indonesia dan BNI.
Bantuan ini sangat bermanfaat dan membantu warga Jatirejo yang mempunyai usaha atau UMKM olahan dari kolang kaling.
"Melalui bantuan ini olahan kolang kaling sudah bisa menjadi kerupuk, manisan, juga bakso kolang kaling. Kalau dulu hanya dijual mentah," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Rara Pawang Hujan Tunjukkan Surat Ijin UMKM NIB dari Presiden Jokowi: Jenis Usaha Berbasis Resiko
-
Jadwal Lengkap Festival Kota Lama Semarang, Dimulai 15 hingga 25 September 2022
-
S1 Pariwisata Gelar Penamaman Mangrove, Prof Sudharto : Ini Kesempatan USM Mengembangkan Ecotourism
-
USM - Pemkot Semarang Gelar Kerja sama Bidang Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi
-
Tim PkM LPPM USM Adakan Pelatihan Pembuatan LRB
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Target Jalan Mulus, Jadi Kunci Ekonomi Daerah
-
8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih
-
Update TC Timnas Indonesia di Bali: Beckham Putra Akui Tak Kesulitan Ikuti Latihan Intensif
-
Jangan Dibuang! Ternyata Tempe "Bosok" adalah Rahasia Kelezatan Masakan Jawa
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Terjaring OTT KPK, Begini Respon Resmi DPP PDIP
-
Selain Bupati Sukoharjo, KPK Bawa 9 Orang ke Jakarta Usai OTT
-
Blitar Menggelegar! Bom Seberat 100 Kg Diledakkan, Warga Kira Gunung Kelud Meletus
-
Sakelar Lampu Terasa Panas Saat Disentuh? Ini Tanda yang Harus Diwaspadai
-
Emas Anjlok, Dolar Perkasa! Investor Disarankan Pantau Rasio Emas Sebelum Ambil Keputusan
-
Sindir Penjahat Timbun Emas dan Harta di Sentul, LSAK: Mereka Adalah Qorun Versi Upgrade!