SUARA SEMARANG - Chuck Putranto dan Baiquni Wibowo akhirnya diberhentikan secara tidak hormat sesuai dengan hasil sidang etik obstruction of justice dalam kasus Brigadir J.
Sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) pada Chuck Putranto dan Baiquni Wibowo tersebut berdasarkan peran keduanya.
Chuck Putranto dan Baiquni Wibowo berperan dalam menghalangi penyidikan dengan mengambil dan merusak CCTV di sekitar lokasi penembakan Brigadir J.
"Perannya BW sama dengan pak CP aktif untuk mengambil CCTV. Menghancurkan, menghilangkan, mengambil CCTV," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Sabtu (3/9/2022) dikutip dari PMJ News.
Chuck Putranto dan Baiquni Wibowo membuat timsus Polri mengalami kesulitan mengungkap peristiwa yang terjadi dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Menurut Dedi, CCTV menjadi hal penting dalam pengungkapan kasus tersebut.
Namun keduanya, Chuck Putranto dan Baiquni Wibowo malah menghancurkan barang vital tersebut.
"Menghilangkan CCTV itu yang paling berat sehingga proses penyidikan awal itu agak terganggu," tandasnya.
Diketahui, Ferdy Sambo menskenario pembunuhan Brigadir J dengan narasi bahwa korban melecehkan Putri Candrawathi di rumah dinasnya.
Baca Juga: Harga BBM Resmi Naik, Penjual Ayam Geprek Palmerah Menjerit: Bisa Kabur Pelanggan Saya
Dalam skenario tersebut, Ferdy Sambo juga menembakkan beberapa peluru ke arah dinding rumahnya agar terkesan terjadi baku tembak.
Setelah itu, Ferdy Sambo dan beberapa personel polisi lainnya mengaburkan TKP dan merusak CCTV agar skenarionya berhasil.
Namun belakangan skenario tersebut terungkap setelah Bharada E mengaku bahwa tidak ada baku tembak, melainkan dirinya diperintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Percepat Elektrifikasi Otomotif Nasional, Prabowo Diapresiasi Pekerja Pabrik
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Mengenal Jaringan Bisnis Energi yang Pernah Dikelola Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Klarifikasi Sosok Ayah Biologis Ressa, Denada Minta Maaf ke Teuku Ryan dan Keluarga Amien Rais
-
Viral Disangka Maling, Pria Terlantar asal Sumut Dijemput Dinas Sosial Pekanbaru
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026