SuaraBandungBarat.id - Saat menjadi salah satu narasumber di acara televisi Deolipa Yumara memiliki respon tersendiri soal tatapan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo kepada mantan kliennya, Bharada Richard Eliezer alias Bharada E.
Respon tersebut terlihat saat adegan rekonstruksi pembunuhan berencana Brigadir Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.
Deolipa menyebut, saat orang lain berpikir tatapan tersebut bentuk kemarahan dari Ferdy Sambo kepada bekas ajudannya.
Namun, menurut Deolipa, tatapan itu kemungkinan memiliki makna lain.
"Itu kan penglihatan kita saja (tatapan marah Ferdy Sambo ke Bharada E), padahal kemungkinan dia mau minta maaf ke Eliezer ini," ujar Deolipa dalam sesi wawancara khusus dengan tim di Gedung KLY, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (3/9/2022).
Diceritakan sebelumnya, penyidik turut memerankan salah satu adegan dalam rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo pada Selasa (30/8/2022).
Penyidik menggantikan figur Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E.
Pantauan di lapangan, papan nama tersangka yang dikalungkan di leher Bharada E dilepas dan dialihkan ke orang lain.
Sementara Bharada E bersama penasihat hukum serta perwakilan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berada di belakang pintu mengamati adegan yang diperagakan peran pengganti.
Baca Juga: Victoria Beckham Patah Hati Karena Berseteru Dengan Sang Menantu
Adegan berkaitan pertemuan antara Irjen Ferdy Sambo dengan Bharada E di depan pintu rumah di Jalan Saguling III, Duren Tiga Barat, Pancoran, Jakarta Selatan.
Ferdy Sambo terlihat berdiri berhadap-hadapan dengan figur peran pengganti Bharada E.
Polri menyatakan, rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J digelar di tiga tempat. Totalnya, ada 78 adegan reka ulang yang akan dilakukan.
"Rekonstruksi hari ini akan meliputi 78 adegan," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di rumah pribadi Ferdy Sambo, di Jalan Saguling III, Duren Tiga Barat, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022).
Dedi menjelaskan, di rumah Magelang ada 16 adegan untuk peristiwa pada tanggal 4, 7, dan 8 Juli 2022. Kemudian di rumah pribadi Ferdy Sambo di Saguling ada 35 adegan, meliputi peristiwa tanggal 8 dan pascapembunuhan Brigadir J.
"Di rumah kompleks dinas Duren Tiga ada 27 adegan terkait peristiwa pembunuhan Brigadir J," kata Dedi.
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Ekonomi Syariah Masuk Hingga Level Desa
-
Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
-
Spesifikasi Tecno Pova 8 5G: HP Midrange dengan Kamera Sony dan Baterai 8.000 mAh
-
PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025
-
Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis
-
Black Clover Hadirkan Season 2 pada Oktober 2026, Sutradara Baru Diumumkan
-
Bukan Sekadar Menang: Pelajaran Berharga dari Suporter Jepang di Piala Dunia 2026
-
Cara Mencuci Baju Putih yang Sudah Kuning? Bisa Kembali Cerah dengan 7 Langkah Ini
-
Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah
-
Viral Struk Pertalite Tulis Harga Rp18 Ribu, Pertamina Buka Suara