SUARA SEMARANG - Sebuah Toyota Hiace menyundul bagian belakang truk di tol Semarang - Batang pada Senin (5/9/2022) pagi.
Kabidhumas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iqbal Alqudusy menjelaskan penyebab terjadinya kecelakaan di tol Semarang Batang tersebut karena diduga sopir Hiace mengantuk.
Adapun kronologi kecelakaan terjadi saat Toyota Hiace melaju di lajur kanan dari arah Jakarta menuju Semarang.
Kemudian Toyota Hiace tersebut menabrak bagian belakang truk yang melaju dari arah yang sama.
Setelah menabrak bagian belakang truk, Toyota Hiace kemudian oleng dan terperosok ke dalam parit tol Semarang Batang.
Adapun pelat nomor Toyota Hiace yang mengalami kecelakaan adalah W 7202 NA. Sedangakan truk bernomor polisi L 8835 US.
Saat ini pihaknya masih melakukan pendataan berkenaan dengan korban dalam kecelakaan.
Dilaporkan dalam kecelakaan Hiace dan truk di tol Semarang Batang tersebut saat ini ada tujuh orang meninggal.
"Identitas para korban meninggal masih dalam pendataan," ujar Iqbal dikutip dari ANTARA.
Baca Juga: Netflix Mau Rilis Paket Langganan Murah, Tapi Ada Iklan
Dia menerangkan, saat terjadi kecelakaan cuaca sedang cerah dan lalu lintas dalam keadaan sedang.
Saat ini petugas kepolisian bersama pengelola tol mengevakuasi korban kecelakaan tewas maupun terluka ke rumah sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi