/
Kamis, 08 September 2022 | 09:17 WIB
Ilustrasi SPBU, Mahasiswa pun geram atas kenaikan harga BBM dan sikap polisi yang kemudian disindir sebagai didikan Ferdy Sambo, polisinya polisi yang jadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J ((Unsplash))

Sindiran pedas kepada aparat kepolisian itu terus dilontarkan para peserta aksi.


"Katanya mengayomi mana mengayomi masyarakat!" sindir salah satu perempuan.

Kemudian para massa dikabarkan ikut menyanyikan lagu "Naik-naik ke Puncak Gunung", namun lirik diubah menjadi kata BBM sebagai sindiran gegap gempita.

Di media sosial tayangan video tersebut seketika dibanjiri beragam tanggapan di kolom komentar oleh warganet.

"Respect buat mahasiswa," komentar @suri***.

"Kalau BBM turun yang senang juga bukan hanya mahasiswa kan?" tulis @tra****.

"Semoga Allah SWT melindungi anak-anak mahasiswa," imbuh @momi***.

"Kemana yang dibilang wakil rakyat itu, haha apakah suara mereka keluar menjelang pemilu saja," timpal @hend***.


"yang lagi di atas nggak diginiin? Kalau punya malu ya," sindir @tata****.

Baca Juga: Pratama Arhan Nihil Kontribusi dalam Laju Impresif Tokyo Verdy di Piala Kaisar 2022

Load More