Lifestyle / Female
Rabu, 10 Juni 2026 | 14:22 WIB
Inspirasi Fashion Berkelanjutan dari Uniqlo dan Esmod Jakarta. (dok. Uniqlo)
Baca 10 detik
  • UNIQLO berkolaborasi dengan ESMOD Jakarta meluncurkan REMAKE PROJECT di gerai ke-78 Plaza Indonesia untuk mendukung keberlanjutan mode.
  • Mahasiswa ESMOD Jakarta mengolah pakaian donasi RE.UNIQLO menjadi enam belas karya busana kontemporer melalui metode upcycle kreatif.
  • Inisiatif ini memamerkan karya daur ulang di toko untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memperpanjang siklus hidup pakaian.

Suara.com - Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu keberlanjutan di industri fashion, konsep circular fashion atau mode sirkular mulai semakin banyak diperkenalkan kepada masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong penggunaan kembali pakaian agar tidak berakhir menjadi limbah tekstil.

Semangat tersebut dihadirkan UNIQLO melalui kolaborasi bersama sekolah mode ESMOD Jakarta dalam proyek bertajuk REMAKE PROJECT with ESMOD Jakarta. Kolaborasi ini menjadi bagian dari pembukaan toko UNIQLO Plaza Indonesia yang resmi beroperasi sebagai gerai ke-78 UNIQLO di Indonesia.

Melalui proyek tersebut, sebanyak 16 koleksi hasil upcycle ditampilkan sebagai interpretasi baru dari pakaian donasi yang sudah tidak layak pakai. Berasal dari program RE.UNIQLO, pakaian-pakaian tersebut diolah kembali oleh mahasiswa ESMOD Jakarta menjadi karya fashion kontemporer dengan sentuhan desain yang lebih segar dan relevan.

Setiap karya dipadukan dengan koleksi LifeWear UNIQLO untuk menunjukkan bagaimana sebuah pakaian dapat memiliki "kehidupan kedua" melalui kreativitas dan inovasi desain.

Deputy Director of Academic Programs ESMOD Jakarta, Guillaume Oger, mengatakan kolaborasi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan prinsip keberlanjutan secara langsung dalam praktik desain.

"Di ESMOD Jakarta, kami bangga dapat menjadi salah satu institusi fashion di Indonesia yang bisa berkolaborasi dengan UNIQLO dalam inisiatif upcycling yang mengintegrasikan sustainability dan kreativitas ke dalam praktik nyata," ujar Guillaume.

Inspirasi Fashion Berkelanjutan dari Uniqlo dan Esmod Jakarta. (dok. Uniqlo)

Menurutnya, proyek semacam ini tidak hanya mengasah kemampuan kreatif mahasiswa, tetapi juga memberikan pengalaman berinteraksi langsung dengan brand global dan memahami tantangan industri fashion masa kini.

"Melalui proyek seperti ini, mahasiswa ESMOD Jakarta mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan brand global, menerjemahkan ide menjadi karya nyata bahkan sejak masih dalam masa studi. Eksposur ini akan membentuk kepercayaan diri kreatif, kesiapan profesional, serta perspektif global mereka sebagai generasi baru di industri fashion," lanjutnya.

Koleksi hasil upcycle tersebut dipamerkan melalui instalasi manekin di dalam toko UNIQLO Plaza Indonesia. Menariknya, karya yang ditampilkan akan berganti setiap bulan sehingga pengunjung dapat melihat berbagai interpretasi baru dari pakaian yang telah didaur ulang.

Baca Juga: Unik dan Modis! 4 Rekomendasi Tabi Shoes Brand Lokal yang Wajib Dilirik

Inisiatif ini sekaligus menjadi upaya untuk mengajak masyarakat melihat pakaian dari perspektif yang berbeda. Alih-alih langsung dibuang ketika sudah tidak digunakan, pakaian dapat dimodifikasi, diperbarui, atau diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai baru.

UNIQLO menilai kesadaran terhadap keberlanjutan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana dalam keseharian, termasuk memperpanjang siklus hidup pakaian yang dimiliki.

Kolaborasi bersama ESMOD Jakarta menjadi salah satu contoh bagaimana kreativitas, pendidikan, dan industri dapat bekerja sama untuk mendorong praktik fashion yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Sebagai pelengkap pengalaman tersebut, proyek REMAKE PROJECT with ESMOD Jakarta dapat dinikmati secara eksklusif di toko terbaru UNIQLO Plaza Indonesia, yang dibuka sebagai gerai ke-78 UNIQLO di Tanah Air. Selain menghadirkan koleksi LifeWear, toko ini juga menjadi ruang bagi berbagai inisiatif komunitas dan keberlanjutan yang lebih dekat dengan masyarakat urban Jakarta.

Load More