SUARA SEMARANG - Kenaikan harga BBM yang telah ditetapkan pemerintah tidak mempengaruhi tarif naik Bus Trans Semarang.
Sesuai Perwal Nomor 39 Tahun 2022 tertanggal 27 Juni 2022, Pemerintah Kota Semarang menetapkan tarif Trans Semarang sebesar Rp3.500 untuk penumpang umum yang membayar secara nontunai.
Sedangkan penumpang Trans Semarang yang membayar secara tunai dikenai tarif Rp 4.000.
Hal tersebut dipastikan oleh Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Hendrix Setiawan yang menyatakan bahwa pihaknya sejauh ini belum ada rencana menaikan tarif usai pemerintah menaikkan harga BBM.
Dia menyebutkan, layanan Trans Semarang tidak untuk mencari keuntungan melainkan memberikan pelayanan yang mudah dan terjangkau untuk masyarakat Kota Semarang.
"Trans Semarang bukan profit oriented tapi ini pelayanan untuk masyarakat, jadi kami belum ada rencana menaikkan tarif di tengah naiknya BBM," papar Hendrix, Kamis (8/9/2022).
Senada, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman mendukung tidak naiknya tarif Trans Semarang meskipun harga BBM naik.
Menurutnya, Trans Semarang merupakan transportasi yang dibuat Pemkot untuk melayani masyarakat sehingga tidak perlu dilakukan penyesuaian tarif.
"Saya rasa sektor transportasi memang terdampak akibat naiknya harga BBM, tapi khusus Trans Semarang ini harus stabil dan tarifnya tidak perlu dinaikkan," katanya.
Baca Juga: Link Ujian Bucin 2022 Google Form Viral di TikTok, Tes Seberapa Bucin Dirimu
DPRD Kota Semarang bahkan bisa mengupayakan penambahan subsidi pada 2023 mendatang jika harga BBM mengalami kenaikan.
"Kita upayakan saat pembahasan anggaran tahun 2023 tidak naik, kita siap kawal subsidinya saat pembahasan anggaran," tegasnya.
Transportasi yang disediakan Pemkot Semarang ini diyakini tidak akan memberatkan masykarakat di tengah naiknya tarif transportasi yang dikelola swasta.
Dia menambahkan, Trans Semarang diharapkan akan tetap fokus melayani masyarakat dan menjadi transportasi massal yang murah dari Pemkot Semarang dan bukan mencari profit.
"Fokus Trans Semarang ini kan pelayanan, tidak cari keuntungan meskipun menyumbangkan PAD. Kalau mencari keuntungan bisa dilakukan dari sector lainnya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Wali Kota IniGratiskan Angkutan Umum di tengah Kenaikan Harga BBM, Langsung Dihujat Warganet: Kasihan Sopir Angkot!
-
Bikin Syok, Lansia Lempar Korek Menyala ke Motor sedang Isi BBM di SPBU Cirebon, Terekam CCTV
-
Viral Video Ibu-Ibu Marahi Mahasiswa Tutup Jalan Perintis Makassar saat Demo: Cuma Bisa Nyanyi!!!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam? Kenali Tanda Gangguan pada Retina
-
Rahasia Teknologi i-DM JETOUR T1 dan T2 yang Mampu Melaju Lebih dari 1200 Kilometer
-
Ulasan The Yellow Wallpaper, Ketika Kisah Horor Tak Selalu Tentang Hantu
-
Rupiah Perkasa di Tengah Pelemahan Dolar AS, Dibuka Menguat ke Rp17.912
-
7 Lipstik Transferproof untuk Bibir Kering, Nyaman Dipakai Tahan hingga 16 Jam
-
Wamensos Cek Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Probolinggo, Kuansing dan Polewali Mandar
-
IHSG Masih Nyaman di Level 6.300 Pagi Ini, PTRO Bisa Dilirik
-
Kronologi Prabowo Ngaku Siap Jadi Mediator Korsel Hingga Ditolak oleh Korea Utara
-
Negosiasi Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke Bawah 80 Dolar AS per Barel
-
Lawan Persebaya, Igor Tolic Pede Andalkan Ketajaman Duet Uilliam Barros-Balsa Sekulic