SUARA SEMARANG – Komika Bintang Emon kembali bersuara. Kali ini, tidak tanggung-tanggung, giliran aparat berbintang yang kena sentil.
Sentilan ia buka dengan harapan semoga hal ini bisa menjadi revolusi kekerasan aparat dalam menangani massa.
Banyak yang berujar ‘tapi kita sudah sesuai SOP’. Jika begitu, menurut Bintang Emon, berarti SOP-nya yang harus dievaluasi.
“Dalam kerumunan massa tertentu, perlu ga tendangan kungfu ? perlu ga tembak-tembak gas air mata ?,”katanya dalam video yang ia unggah di media sosial pada Selasa (4/10/2022).
Dalam stadion, lanjutnya, aparat ribut sama suporter, suporter kesal dengan aparat, chaos. Terkait hal tersebut Bintang tidak serta merta menyalahkan aparat di lapangan.
Bisa jadi, justru salah aparat di atas dalam pengambilan keputusan. Karena aparat di lapangan, kemungkinan besar hanya sebatas pelaksana saja.
“Siapa tau justru kalo mereka (aparat di lapangan) anteng, engga melakukan kekerasan dalam pelaksanaan tugas di kerusuhan, justru mereka diomelin karena mereka ga sesuai SOP,”katanya.
Bintang menilai, berarti hal ini masalah sistem.
Karena yang jadi korban bukan hanya sebatas sipil. Menurutnya, polisi yang baik dan benar juga menjadi korban. Polisi-polisi yang menjadi harapan bersama untuk perubahan institusi tersebut juga jadi korban, kecipratan citra jelek.
Baca Juga: Update Korban Tragedi Kanjuruhan 133 Orang Meninggal, 37 Anak-anak, Paling Muda Usia 3 Tahun
Begitu juga dengan polisi yang meninggal di sana, juga merupakan korban. Polisi yang meninggal kemarin di sana tuh, lanjutnya, sedang menolong suporter di kerumunan, meninggal kehabisan oksigen.
“Jadi menurut gua ini emang jadi tanggung jawabnya aparat berbintang ya,”katanya.
Namun, ia sepertinya juga ragu dengan adanya tanggung jawab tersebut. Karena kasus berbintang kemarin saja, yang bahkan presiden sudah memberikan instruksi langsung beberapa kali saja, hingga saat ini tidak kunjung beres.
“Ditambah ada kasus ginian, kalo masih belum ada perubahan ya good luck aja buat kita,”katanya.
Menurutnya, sebatas inilah yang ia bisa dilakukan, ngomong, ngomel dan mengritik. Tidak bisa membuat aturan, tidak bisa memenjarakan yang salah, tidak bisa pula memberhentikan mereka yang tidak pas kerjanya.
“Kita kritik-kritik doang, mereka engga mau dengerin juga gapapa buat mereka mah. Ngga ada salahnya juga.Yang hati-hati justru kita, yang kritik-kritik, terus ngga didengerin, gedeg, keceplosan maki, kena UU ITE. Makanya good luck aja buka kita yah,”tutupnya.
Berita Terkait
-
Darah Biru, Profil Biodata Hillary Brigitta Lasut Bapak Ibunya Bupati di Sulawesi, Anggota DPR Termuda yang Laporkan Komika Mamat Alkatiri ke Polisi
-
Hillary Brigitta Baper soal Roasting Mamat Alkatiri, Haris Azhar Langsung Temani sang Komika dari Laporan Anggota DPR dari NasDem Itu
-
Bintang Emon Komentari Sunat Vonis Pinangki Hingga Ultah Puan, Satu-Satu Dong
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
-
Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru
-
Debut Jadi Eksekutif Produser, Irish Bella Pusing Urus Budget Film Horor Dosa
-
Ketua DPRD Kepri Asyik Kendarai Moge Tanpa Helm, Auto Kena Sentil Warganet
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan