SUARA SEMARANG - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta lembaga penyiaran untuk tak mengundang Rizky Billar menjadi bintang tamu.
Meskipun KPI tidak menyebut langsung nama Rizky Billar, dalam keterangannya disebutkan bahwa imbauan dialamatkan untuk pelaku Kekerasa Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Di saat yang sama, selebritis Rizky Billar sedang terjerat kasus dugaan KDRT yang dilaporkan oleh istrinya, Lesti Kejora.
Tidak hanya di TV, KPI juga mengimbau radio untuk tak mengundang pelaku KDRT.
Komisioner KPI Pusat Bidang Kelembagaan Nuning Rodiyah mengatakan, para figur publik harus memberi contoh positif kepada pemirsa, baik melalui apa yang nampak di layar kaca maupun contoh dalam kehidupan sehari-hari.
"Segala bentuk kekerasan, terutama KDRT, merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia," ujar Nuning dikutip dari laman resmi KPI.
KPI berharap, lembaga penyiaran juga memberikan dukungan terhadap setiap usaha menghapus KDRT ini sebagai bentuk penghormatan hak asasi manusia, keadilan dan kesetaraan gender, non diskriminasi dan perlindungan korban.
Salah satu bentuk dukungan yang dapat ditunjukkan pengelola televisi dan radio adalah dengan tidak memberikan panggung bagi para pelaku KDRT tersebut.
KPI berhap, sikap tegas ini dapat memberikan edukasi positif kepada publik dalam menyikapi kasus-kasus kekerasan, baik itu KDRT ataupun diskriminasi lain.
Baca Juga: BMKG Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Kamis, 6 Oktober 2022: Berawan lalu Hujan Siangnya
Diketahui, Lesti Kejora melaporkan suaminya, Rizky Bilar dalam kasus dugaan KDRT.
Dalam laporannya, Lesti Kejora mengaku dicekik dan dibanting Rizky Billar berulang kali di kasur dan di kamar mandi.
Akibat perbuatan Rizky Billar tersebut, Lesti Kejora mengalami pergeseran tulang leher dan sempat dirawat di rumah sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah