SUARA SEMARANG - Paska keluar dari Nasdem kini Niluh Djelantik kembali menjadi pribadi yang kritis. Salah satunya tentang anggaran DPR RI dalam pengadaan 100 unit TV 43 inci.
Di ketahui, menurut Niluh Djelantik DPR RI menganggarkan pengadaan TV 43 inci dengan kucuran dana Rp 1,5 miliar untuk 100 unit.
Niluh Djelantik menilai anggaran tersebut terlalu besar jika hanya untuk pengadaan membeli TV ukuran 43 inci saja.
Menurut dia, harga pasaran TV 43 inci kurang lebih hanya Rp 2 jutaan saja. Sangat kontras dengan anggaran yang mencapai Rp 15 juta per unit TV yang dialokasikan oleh DPR RI.
Mantan kader Nasdem ini pun mengajak para netizen untuk bersama-sama menghitung rincian harga TV 43 inci yang ingin dibeli oleh DPR RI.
Kritik dia terhadap anggaran DPR RI yang menyentil pengadaan TV 43 inci dia informasikan dalam akun Instagram pribadinya, pada Kamis (6/10/20220. Ia menyertakan meme potongan judul berita sebuah media online.
"TV 43” sebiji 15 juta ???? Mari kita berhitung bersama.
Anggaran 1,5 M untuk 100 unit TV ukuran 43 inch. Berarti perunit harganya Rp. 15 juta" katanya mengawali diskusi netizen.
Ia kemudia menganologikan tenytang harga rata-rata TV ukuran 43 inch di pasaran. Di mana Niluh menyatakan harga TV ukuran tersebut adalah mulai dari 2 jutaan.
"TV ukuran tersebut adalah mulai dari 2 jutaan, kalau beli banyak pasti dapat diskon," lanjutnya.
Perbandingan harga tersebut yang cukup mencolok dinilai tidak masuk akal. Bahkan telah melukai hati rakyat yang sengsara akibat harga sembako naik.
"Rakyat nangis harga bahan pokok pada naik, ini malah ada wacana beginian," katanya.
Kemudian, ia berpesan kepada para wakil rakyat agar menyumbangkan gaji dan pendapatannya kepada rakyat yang telah memilihnya.
Wakil rakyat yang terhormat, saranku sebaiknya bikin website dengan nama kalian. Misal www.mbokdewan.org. Disana kalian laporkan gaji dan semua tunjangan yang kalian dapatkan.
"Sampaikan ke rakyat kalau kalian menyumbangkan tunjangan untuk kegiatan yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat, disamping tentunya anggaran lainnya yang harus dilaporkan secara transparan," katanya.
"Itu akan membuat kalian lebih terhormat. Karena semua fasilitas yang didapat selama menjabat bukan datang dari langit, tapi berasal dari kerja keras, air mata dan tetesan keringat rakyat. Paham sampai disini ?," tutup Niluh Djelantik.
Berita Terkait
-
Kader Berbondong-bondong Mundur Imbas Deklarasi Anies Baswedan, Nasdem: Wajar
-
Samsung QN100B Neo QLED TV Layar 98 inci 4K 120Hz Diluncurkan di Korea, Harganya Nggak Main-main
-
Muhammad Farhan Tak Ingin Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Terulang Lagi
-
'Sampai Botak Surya Paloh Enggak Menang' Pakar Pesimis Anies Jadi Presiden Tanpa Koalisi
-
Aktivis Lingkungan Puji Agenda P20: DPR Dinilai Ambil Langkah Tepat dalam Atasi Perubahan Iklim
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Pantauan Terkini: Rumah Ono Surono Sepi Usai Digeledah KPK, Hanya Ada Toyota Hardtop
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
BRI Lewat Program Desa BRILiaN Sukses Dorong Ekonomi Lokal Desa Pajambon Kuningan
-
Desa Pajambon Kuningan Tumbuh Bersama Desa BRILiaN BRI dan Potensi Lokal