SUARA SEMARANG -PSSI tidak masuk dalam nama para tersangka yang dinyatakan bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan Malang.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan enam nama tersangka, namun tak ada PSSI sebagai induk organisasi sepak bola yang menaunginya.
Kini terungkap alasan sebab mengapa PSSI tidak masuk dalam jajaran para tersangka dalam tragedi Kanjuruhan Malang.
Di sebutkan oleh Kapolri ada enam nama tersangka kasus tragedi Kanjuruhan yakni AHL (Ahmad Hadian Lukita) selaku Dirut LIB, AH panpel, SS security officer. Kemudian ada Wahyu SS selaku Kabag Ops Polres Malang, H Deputi 3 Danyon Brimob Polda Jatim dan DSA selaku Samaptha Polres Malang.
Polri juga masih melakukan pemeriksaan terhadap 31 anggota polisi terkait Tragedi Kanjuruhan. Pemeriksaan dilakukan Irwasum dan Divisi Propam. Hal ini memungkinkan ada tersangka lian yang akan ditetapkan.
Meski demikian, mengapa PSSI tidak menjadi bagian nama tersangka tragedi Kanjuruhan. Berikut ada regulasi Pasal yang cukup kuat dimana kedudukan PSSI dalam sebuah pertandingan kompetisi resmi.
Di sebutkan dalam regulasi PSSI tentang Keselamatan dan Keamanan Tahun 2021. Yakni pada pasal 2 dan pasal 3.
Pasal 2 Regulasi Keselamatan dan Keamanan PSSI 2021 tentang Maksud dan Tujuan, berbunyi sebagai berikut, 'Maksud dan tujuan disusunnya peraturan ini adalah untuk memastikan bahwa Panpel memahami tugas dan tanggung jawab mengenai keselamatan dan keamanan sebelum, sesama, dan setelah pertandingan, sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan menciptakan pelayanan bagi individu yang hadir, termasuk stadion beserta instalasinya.
Sedangkan pada pasal 3 tentang Tanggungjawab, berbunyi sebagai berikut:
Baca Juga: Anggota Brimob Polda Jatim Perintah Tembak Gas Air Mata Jadi Tersangka Tragedi Stadion Kanjuruhan
1. Panpel wajib, dengan bianyanya sendiri, bertanggungjawab secara penuh untuk:
a. Mematuhi persyaratan yang ditetapkan oleh PSSI melalui peraturan ini dan juga semua peraturan, arahan, pedoman, dan surat edaran PSSI yang terkait lainnya.
b. Mematuhi semua hukum yang belaku.
c. Membayar seluruh pajak, ongkos, bea, dan biaya lainnya yang harus dibayarkan sehubungan dengan pelaksanaan dan kepatuhan terhadap peraturan ini, kecuali jika secara tegas disebutkan lain dalam peraturan ini atau peraturan PSSI terkait lainnya.
d. Panpel menjamin, membebaskan, dan melepaskan PSSI (beserta para petugasnya) dari segala tuntutan oleh pihak manapun dan menyatakan bahwa Panpel bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kecelakaan, kerusakan dan kerugian lain yang mungkin timbul berkaitan dengan pelaksanaan peraturan ini, dan
e. Menunjuk petugas keselamatan dan keamanan (safety and security officer).
Berdasarkan regulasi diatas, maka memang Panpel yang bertanggung jawab secara penuh atas kejadian di dalam stadion saat pertandingan, dan melepaskan PSSI dari segala tuntutan atas kerusakan, kecelakaan dan lainnya.
Aturan tersebut membuat pengurus PSSI dibebaskan atas segala yang terjadi dalam pertandingan.
Berita Terkait
-
Soroti Dadang Aremania, Kill the DJ: Integritas Suporter Akar Rumput Lebih dari Semua Klaim atau Pemberitaan
-
Mahfud MD Bilang PSSI Kerap Lakukan Kesalahan Alasan Dibawah FIFA Jadi Tameng, Bagaimana Soal Kanjuruhan?
-
Cerita Kelpin Dijemput Intel Polisi Setelah Unggah Video Tragedi Kanjuruhan di Pintu 13
-
Peran Fatal Tiga Polisi Tersangka Tragedi Kanjuruhan yang Picu 131 Korban Tewas
-
Suporter Pertandingan La Liga Bentangkan Pesan Menohok soal Tragedi Kanjuruhan: Mereka Dibunuh
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu