/
Senin, 10 Oktober 2022 | 16:50 WIB
Profil Hendrar Prihadi Kepala LKPP. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah melantik Hendrar Prihadi sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) periode 2022-2027.

Simak berikut profil siapa Hendrar Prihadi untuk mengenal lebih jauh sepak terjang dia hingga diangkat sebagai Kelapa LKPP oleh Jokowi.

Pada profil Hendrar Prihadi, sebelum diangkat sebagai Kepala LKPP merupakan Walikota Semarang periode 2021-2026. Ia adalah petahana atau menjabat dua periode sejak 2016.

Nama Hendrar Prihadi sempat viral pada tahun 2019, saat itu adalah masa kampanye Pilpres 2019. Secara mengejutkan ia pernah melontarkan dukungan kepada Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.

Sebuah ajakan dimana menyebutkan kepada siapa saja yang tidak dukung Jokowi makan dilarang pakai jalan tol Trans Jawa.

Melansir Suara.com pada 3 Februarai 2019, ada ajakan Hendi, sapaan akrabnya, diungkap dalam pidato gladi resik, sebelum kedatangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi yang saat itu akan bertemu Paguyuban Pengusaha Jawa Tengah, di Hotel MG Setos Semarang, Sabtu (2/2/2019).

Sambil berseloroh, Hendi menyebut jika siapapun yang tidak memilih Jokowi - Ma'ruf untuk tidak menggunakan jalan tol karya pemerintah saat ini.

"Ada yang sudah lewat tol? sampaikan ke saudaranya di luar sana, kalau tidak mau dukung Jokowi jangan pakai jalan tol," kelakar Hendi saat itu.

Hendi mengatakan, adanya jalan tol Trans Jawa sangat membantu percepatan mobilitas barang dan orang dari Merak sampai Pasuruan, dan sebaliknya.

Baca Juga: Rizky Billar Dijemput Paksa Jika Mangkir Lagi dari Panggilan Polisi

"Empat tahun Pak Jokowi membangun jalan tol, itu wujud kerja nyata dan kerja keras beliau. Makanya kita harus pilih pak Jokowi supaya pimpin kita lagi untuk periode selanjutnya," ajak Hendi.

Lewat para pengusaha, Hendi meminta supaya mengajak keluarga maupun anak buahnya agar memilih pasangan Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019, 17 April mendatang.

"Pastikan di keluarga panjenengan pilih 01, Pak Jokowi-Ma'ruf Amin. Pengusaha punya pekerja banyak arahkan pilih 01. Yang punya pacar juga ajak pilih 01 pacarnya," seloroh Hendi kembali.

Hingga akhirnya Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin menang di Jateng dengan perolehan suara 77,29 persen, dengan perolehan suara di Kota Semarang Jokowi-Ma’ruf 781.471, sementara Prabowo-Sandi 220.766.

Hendi menjadi salah satu tim sukses Jokowi-Ma'ruf Amin yang merupakan kader moncong putih dengan jabatan Ketua DPC PDIP Kota Semarang.

Selama kepemimpinan Hendrar Prihadi dalam mengelola Kota Semarang dinilai cukup sukses. Kemajuan dan pembangunan Ibu Kota Jawa Tengah ini tampak terasa.

Hingga akhirnya berbagai penghargaan diraih Hendrar Prihadi dan Kota Semarang di mata nasional dan internasional.

Simak berikut adalah profil dari Hendrar Prihadi untuk tahu lebih jauh siapa dia yang kini menempati jabatan barunya sebagai Kepala LKPP.

Profil Hendrar Prihadi merupakan putra daerah asli kota Semarang yang lahir pada 30 Maret 1971 atau saat ini berusia 51 tahun.

Profil Walikota Semarang Hendrar Prihadi adalah petahana yang menjabat sebagai Walikota Semarang sejak 17 Februari 2016.

Sebelumnya, Hendrar Prihadi ini menjabat sebagai Wakil Walikota periode 2010-2013, yang kemudian naik jabatan Plt Walikota Semarang periode 2013-2015.

Hendi mengawali karier politiknya sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah periode 2009-2014.

Setelahnya, ia menjabat sebagai Wakil Walikota Semarang pada 2010 mendampingi Wali Kota Semarang saat itu yakni Soemarmo HS.

Pada 2013, politikus PDIP tersebut dilantik sebagai Plt Walikota Semarang menggantikan Soemarmo HS yang dinonaktifkan lantaran tersandung kasus korupsi.

Sekira 2 tahun mengemban sebagai Plt Walikota Semarang, kemudian Hendrar Prihadi dicalonkan oleh PDIP maju pada Pilwakot 2015. Bersama wakilnya Hevearita Gunayanti Rahayu.

Pada Pilwakot Semarang 2015, Hendi bersama wakilnya, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Ita, berhasil memenangkan pesta demokrasi diusung oleh tiga partai yaitu PDIP, Partai Demokrat, dan Partai Nasdem.

Kemudian, pada Pilwakot Semarang 2020, dia kembali berpasangan dengan Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita. Pasangan Hendi-Ita merupakan calon tunggal dalam Pilwakot 2020.

Mereka diusung oleh seluruh partai parlemen yaitu PDIP, Partai Golkar, PKB, Partai Demokrat, PKS, Partai Gerindra, PAN, Partai NasDem dan PSI.

Selain itu, ada lima partai non parlemen juga menyatakan dukungan, yaitu PKPI, Partai Hanura, Partai Berkarya, PBB dan PPP.

Pilwakot 2020 pun menjadi catatan rekor baru selama pesta demokrasi di Kota Semarang dengan dukungan penuh semua parpol baik parlemen maupun non parlemen.

Berbagai prestasi tertulis dalam profil Walikota Semarang Hendrar Prihadi selama memimpin kota Semarang.

Selama memimpin Kota Semarang, dia telah menoreh sejumlah prestasi, di antaranya menjadi wali kota terbaik di Asia (Asia Best Mayor Of The Year 2019) dalam Asia Global Award 2019 dari Asia Global Council, meraih predikat People Of The Year 2020 versi Metro TV, dan mendapat penghargaan pahlawan lokal dalam awarding Reinventing Local Heroes yang digelar oleh Tribun Network dan Tribun Institute.

Dia juga telah membawa Kota Semarang meraih sejumlah penghargaan. Satu diantaranya anugerah sebagai kota wisata terbersih di Asia Tenggara dalam ajang ASEAN Tourism Forum (ATF) 2020.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Semarang juga menerima penghargaan dari European Society for Quality Research (ESQR) dalam kategori inisiasi strategi manajemen organisasi pada 16 Juli 2019.

Sementara, di bidang infrastruktur, Kota Semarang meraih penghargaan gold kategori infrastruktur setelah melalui sejumlah tahap penilaian oleh Tim Juri Indonesia Attractiveness Index (IAI) 2019. Selain itu, Kota Semarang juga memperoleh penghargaan lain yaitu Kota Layak Anak sebanyak tiga kali secara beruntun.

Pada periode lalu, Hendi memiliki tagline membangun Semarang Hebat. Pada periode ini, Hendi bersama Ita ingin membangun Kota Semarang Semakin Hebat dan Bergerak Bersama.

Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai Walikota Semarang, Hendrar Prihadi tetap memperhatikan jenjang pendidikannya.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi secara resmi menyandang doktor dan mengikuti wisuda program studi doktor di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Diponegoro, pada Rabu 10 November 2021 kemarin.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengambil pendidikan doktor sejak 2018. Pendidikan yang ditempuhnya selama tiga tahun tersebut, menunjukkan keseriusannya dalam mengikuti kuliah doktoral.

Hal ini dibuktikan dengan hasil ujian tertutup dan dinyatakan lulus, dengan meraih predikat cumlaude dengan judul disertasi "Model Tata Kelola Kota Cerdas Kota Semarang", pada Rabu 29 Oktober 2021 lalu.

Berikut ini profil Walikota Semarang Hendrar Prihadi :

Nama : Dr. Hendrar Prihadi, SE., MM.

Tempat, Tanggal Lahir : Semarang, 30 Maret 1971

Nama Istri : Krisseptiana SH., MM.

Agama : Islam

Anak 3 yakni :

1. Anindya Felita Syariendrar
2. Marsanda Dara Syariendrar
3. Arya Nardhana Syariendrar

Pendidikan :

1. SD Gergaji Semarang (1984)
2. SMP Negeri 3 Semarang (1987)
3. SMA Negeri 1 Semarang (1990)
4. Sarjana Ekonomi Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang (1997)
5. Magister Manajemen Universitas Diponegoro, Semarang (2002)
6. Doktoral Universitas Diponegoro, Semarang (2021).

Load More