- Indonesia New Media Forum menyatakan inisiatif mandiri komunitas media baru ini bertujuan membangun ekosistem digital yang sehat sejak Juli 2025.
- INMF menegaskan tidak ada kesepakatan resmi atau kemitraan dengan Bakom terkait koordinasi maupun arahan editorial media pascapertemuan tersebut.
- INMF belum membuka keanggotaan formal serta menegaskan daftar media yang beredar hanyalah pemetaan internal dalam diskusi mereka.
Suara.com - Indonesia New Media Forum (INMF) menyampaikan klarifikasi terkait berbagai narasi dan pemberitaan yang berkembang mengenai forum ini dalam beberapa waktu terakhir.
Klarifikasi tersebut menyusul pernyataan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengenai homeless media sebagai mitra. Homeless media tersebut, dikatakan Qodari merupakan new media.
Melalui siaran pers tertulis, INMF menegaskan bahwa INMF merupakan inisiatif mandiri komunitas new media (media baru) yang diinisiasi oleh sejumlah pegiat new media sejak Juli 2025.
"Forum ini lahir sebagai ruang diskusi dan jejaring untuk membahas perkembangan ekosistem media digital di Indonesia, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem new media yang independen, sehat, akuntabel, kredibel, dan transparan," tulis INMF, Kamis (7/5/2026).
Sejak awal pembentukannya, INMF aktif berdialog dengan berbagai pihak lintas ekosistem, mulai dari media massa, akademisi, tokoh publik, institusi swasta, pemerintah, hingga komunitas.
"Pertemuan dengan Bakom merupakan salah satu bagian dari ruang dialog tersebut, yang bertujuan untuk saling bertukar perspektif terkait dinamika media digital di Indonesia," tulis INMF.
Terkait pemberitaan yang beredar, INMF menegaskan bahwa tidak terdapat komitmen maupun kesepakatan antara INMF dan Bakom.
"Beberapa pengelola new media yang menghadiri pertemuan dengan Bakom mewakili media masing-masing, bukan secara resmi mengatasnamakan INMF," tulis INMF.
Melalui pertemuan tersebut, INMF dan Bakom mendiskusikan tentang fenomena kemunculan new media atau yang juga sering disebut homeless media. Mulai dari bagaimana new media menjalankan proses produksi informasi, sampai tantangan yang sering dihadapi oleh media-media tersebut.
Baca Juga: Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
"Sehingga sama sekali tidak ada pembicaraan mengenai arahan editorial, bentuk koordinasi media, maupun kerja sama formal dalam bentuk apapun," tulis INMF
INMF mencatat bahwa sejumlah bagian dalam pemberitaan awal terkait forum ini telah mengalami revisi dan penyesuaian oleh media terkait.
"Kami mengapresiasi langkah tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga akurasi dan keberimbangan informasi di ruang publik. Lebih lanjut, kami menyayangkan penyebutan media-media dalam konferensi pers yang menimbulkan kesalahpahaman bahwa media-media tersebut telah menjadi mitra Bakom," tulis INMF.
Mengeni daftar media yang beredar di publik, INMF menegaskan bahwa mereka bukan merupakan daftar anggota INMF.
"Melainkan pemetaan ekosistem industri dan media sosial yang sempat digunakan dalam proses diskusi internal," tulis INMF.
INMF menyampaikan saat ini mereka tengah memperkuat tata kelola internal sebagai bagian dari komitmen INMF untuk hadir sebagai forum yang akuntabel dan transparan. Dalam proses tersebut, INMF belum membuka keanggotaan formal maupun menjalin kemitraan resmi dengan pihak manapun.
"Bagi kami, independensi dan relevan dengan kepentingan publik adalah aset utama new media. Karena itu, INMF berkomitmen untuk terus mendorong ekosistem informasi yang berpihak pada kepentingan publik, menjunjung etika, transparansi, serta menjaga ruang publik yang sehat dan bertanggung jawab," tulis INMF.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir