SUARA SEMARANG - Bekerja dalam diam dan senyap prestasi Krishna Murti kini diapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia naik jabatan dan pangkat.
Krishna Murti baru saja promosi jabatan dan pangkat di Kepolisian, kini ia berpangkat jenderal bintang dua. Satu level Ferdy Sambo dan Fadil Imran.
Meski tergolong telat dengan teman satu liting diangkatan kelulusan Akpol 1991, Krishna Mukti perlahan membuktikan diri. Kini ia menjadi bintang dua atau Inspektur Jenderal (Irjen).
Jabatan dan pangkat Krishna Murti kini selain setara dengan Ferdy Sambo, juga menyamai teman satu angkatan di Akpol yakni Kapolda Metro Jaya Fadil Imran.
Lantas apakah karir Krishna Murti juga akan sama dengan Fadil Imran sebagai kapolda, layaknya para jenderal bintang dua.
Dalam Surat Telegram Polri yang diterbitkan pada Jumat (14/10/2022), nama Krishna Murti rupanya menggantikan Inspektur Jenderal Pol. Johanis Asadoma yang ditugaskan sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur.
Mendapat kenaikan pangkat dan jabatan disyukuri Krishna Murti seperti yang dia ucapkan dalam akun Instagram pribadinya.
"Alhamdulillah. Semua karena kuasa Allah SWT," tulis caption Instagram dia @krishnamurti_bd91, pada Sabtu (15/10/2022).
Jabatan Krishna Murti dinaikan oleh Kapolri dipercaya sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri.
Baca Juga: Sandara Park Ungkap Alasan Dirinya Harus Berbobot 38 Kg
Ia sebelumnya menjabat Kepala Biro Misi Internasional (Karo Misinter) Divhubinter Polri dengan pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen).
Nama Krishna Murti sempat ramai disinggung saat kasus mantan anak buahnya yakni Ferdy Sambo. Ini karena karir Sambo melesat hingga melampaui Krishna dan lebih dulu menjadi bintang dua.
Krishna sempat menjadi atasan Sambo pada 2015. Saat itu, ia menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum di Polda Metro Jaya, sedangkan Sambo adalah wakilnya.
Di masa keduanya, Polda Metro Jaya mengusut Sejumlah kasus besar. Beberapa di antaranya adalah bom di Sarinah serta pembunuhan Wayan Mirna Salihin.
Dari kasus bom Sarinah kemudian muncul istilah Turn Back Crime yang dipopulerkan oleh Krishna Murti.
Berita Terkait
-
Profil Singkat Krishna Murti, Sempat Dicopot sebagai Wakapolda Lampung hingga Seretnya Karier
-
LKAAM Sumbar soal Gelar Adat Irjen Teddy Minahasa yang Tersangkut Kasus Narkoba
-
Besok Ferdy Sambo Duduk di Kursi Pesakitan, Arus Lalin Bakal Dialihkan
-
Brigjen Krishna Murti Naik Pangkat, Dulu Populerkan Istilah 'Turn Back Crime', Apa Artinya?
-
Sebut Sambo Awalnya Mau Badminton Bukan Habisi Brigadir J, Febri Diansyah Diskakmat: Kok Enggak Bawa Raket Malah Pistol?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi