SUARA SEMARANG - Pemain PSIS Semarang, Taisei Marukawa menjawab pertanyaan followers instagram @psisofficial.
Ada seorang pendukung PSIS Semarang yang menayakan tentang kenapa Taisei Marukawa memilih nomor punggung 7 di Mahesa Jenar.
Sebelum dipakai Taisei Marukawa, nomor punggung 7 di PSIS Semarang dipakai oleh Andreas Ado pada BRI Liga 1 musim lalu.
Menjawab pertanyaan fans PSIS Semarang tersebut, Taisei Marukawa mengatakan tidak ada alasan tertentu memilih nomor punggug 7.
Menurut pemain asal Jepang tersebut, nomor punggung 7 tidak ada yang memakai di PSIS Semarang musim ini, sehingga dia memilihnya.
"Alasan pakai nomor punggung 7 karena tidak ada yang memakai," jawab Taisei Marukawa dalam kanal YouTube resmi PSIS Semarang.
Namun sang pembawa acara menyampaikan bahwa nomor punggung 7 memang disiapkan untuk Taisei Marukawa.
Sementara pemilik nomor punggung 7 sebelumnya, yakni Andreas Ado memilih memakai nomor punggung 77 musim ini.
Di PSIS Semarang Taisei Marukawa mengaku betah karena diperlakukan dengan baik oleh para pendukung, pemain hingga jajaran manajemen.
Baca Juga: Sorotan Kemarin, Pendekar Pukuli Pembeli Kopi sampai Kecelakaan Rombongan Peziarah Santri Pondok
Ditanya mengenai siapa pemain yang paling dia sukai, Taisei Marukawa menyebutkan Wahyu Tri Nugroho.
"Wahyu Tri selalu bercanda dan bisa membuat saya tertawa," kata Taisei Marukawa.
Selain itu, dia juga suka dengan sambutan warga dan keberagaman masyarakat Kota Semarang.
"Kadang saat di supermarket, orang-orang saling menyapa jika bertemu," kata Taisei Marukawa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati