Serta, membantu pengemudi untuk mengemudi dengan aman dengan cara meminta pengemudi untuk beristirahat.
High Beam Assist (HBA) akan secara otomatis melakukan perubahan antara low beam dan high beam ketika mendeteksi adanya sumber cahaya lain, seperti headlamp kendaraan dari arah berlawanan maupun lampu belakang kendaraan di depan.
Hyundai Stargazer dilengkapi dengan Hyundai Bluelink, sebuah Connected Car Service inovatif yang memungkinkan pengguna untuk selalu terhubung dengan mobil mereka melalui smartphone.
Berikut kekurangan Hyundai Stargazer melansir beberapa sumber.
1. Tak Ada Kamera 360 Derajat
Dari sekian banyak fitur teknologi canggih yang disajikan, Hyundai Stargazer justru tidak memiliki kamera 360 derajat.
Padahal, beberapa rivalnya seperti Toyota Veloz dan Daihatsu Xenia tipe tertinggi memilikinya. Pada fungsinya, kamera 360 derajat ini cukup berguna bagi pengendara.
Karena fitur tersebut memungkinkannya untuk melihat sekeliling mobil. Hal ini tentu sangat memudahkan pengemudi ketika parkir atau berada di jalan sempit.
2. Material Dashboard
Baca Juga: Showroom Granit dan Keramik Terlengkap di Semarang ada di House of Roman, Ini Lokasi Alamatnya
Material dashboard mobil ini masih menggunakan full plastik. Sebagian orang cukup menyayangkan hal ini karena Hyundai Stargazer sendiri memiliki desain dashboard yang menarik.
Sementara para rivalnya seperti Veloz dan Xpander, mereka sudah dibekali soft touch pada beberapa bagiannya.
3. AC Doble Blower
Pada Hyundai Stargazer tipe entry level atau Active belum dilengkapi AC Double Blower.
AC double blower menggunakan kipas atau putaran ganda. Fungsinya agar bisa menghasilkan udara yang lebih dingin dan memberi kenyamanan pengemudi.
Hal ini membuat sebagian orang bertanya-tanya mengingat mobil seperti Xpander GLS dan Toyota Avanza varian E memiliki fitur tersebut.
4. Ground Clearence Ceper
Ground clearance Hyundai Stargazer hanya 195 mm. Angka tersebut cukup rendah jika dibandingkan Mitsubishi Xpander 225 mm dan Toyota Veloz 205 mm.
Rendahnya Ground Clearance Hyundai Stargazer sebab dibekali ukuran velg yang relatif kecil, yaitu sekitar 15-16 inci.
Sedangkan pesaingnya menggunakan ukuran velg 16-17 inci. Dengan velg yang kecil, mobil ini terlihat memiliki ground clearance yang cukup rendah.
5. Hand Rem Manual
Jika dibandingkan dengan beberapa kompetitornya seperti Veloz dan Xpander, mereka sudah memakai sistem Electric Parking Brake with Brake Hold.
Hyundai Stargazer diketahui masih menggunakan rem tangan model manual, sehingga tidak ada fitur brake hold.
Di yakini sebenarnya fitur tersebut cukup berguna untuk menjaga mobil agar tidak mundur saat berhenti di tanjakan atau jalan yang naik.
Tag
Berita Terkait
-
Perang SUV Murah di GIIAS Semarang, Honda WRV Memaksakan Diri Lawan Toyota Raize: Spesifikasi, Fitur, Harga
-
4 Varian Hyundai Stargazer, Spesifikasi dan Harga Khusus di GIIAS Semarang 2022, Punya Teknologi Nyalakan AC dari Jauh, Simak Caranya
-
Baru Saja Premiere Global, All-New Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid Tampil di GIIAS 2022 Semarang
-
Cegah Gagap Teknologi Lewat Solo Melek Digital, Ubah Mindset Gaptek hingga Repot
-
DFSK Mini EV Harga Lebih Murah, Jadi Pesaing Wuling Air EV di GIIAS Semarang
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga