SUARA SEMARANG - Wuling Almaz Hybrid dipamerkan berjajar dengan mobil listrik Air ev di gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2022, Rabu-Ahad (23-27/11/2022), simak harga dan spesifikasi lengkap kendaraan ini.
Ya, pabrikan tersebut tak mau ketinggalan soal teknologi mobil hybrid dan listrik, dengan menampilkan Wuling Almaz Hybrid, dan Air ev yang digunakan saat KTT G20 Bali, simak spesifikasi lengkap dan harga pada ulasan ini.
Pada pembukaan GIIAS Semarang, Wuling Almaz Hybrid ditampilkan produk inovatif terbarunya Wuling Almaz Hybrid, untuk pasar Jawa Tengah dan cukup mencuri perhatian dengan harga dan spesifikasi yang ditawarkan.
Angga, Regional Sales Area Manager Wuling Motors mengatakan, dengan bangga memamerkan Wuling Almaz Hybrid dan Air ev di ajang GIIAS Semarang 2022.
"Setelah luncurkan secara nasional pada awal November lalu, hari ini kami dengan bangga menghadirkan Almaz Hybrid untuk masyarakat Semarang dan sekitarnya. Perpaduan antara performa yang bertenaga, fuel efficiency, dan mobilitas ramah lingkungan, menjadikan Almaz Hybrid sebuah kombinasi sempurna untuk menghadirkan sensasi berkendara yang menyenangkan,” ujar dia.
Dia juga mengajak masyarakat Semarang dan Jawa Tengah khususnya, agar tak ragu mengunjungi booth Wuling di GIIAS Semarang 2022.
Serta tidak ragu untuk sensasi test drive dan rasakan pengalaman berkendara bersama Almaz Hybrid, Exciting Performance.
Harga
Untuk harga, Wuling Almaz hybrid yang memadukan aspek performa dan efisiensi berkendara ini kini dapat dimiliki oleh masyarakat Semarang.
Baca Juga: DFSK Mini EV Harga Lebih Murah, Jadi Pesaing Wuling Air EV di GIIAS Semarang
Harga yang dibanderol untuk Wuling Almaz Hybrid, mulai Rp 473.800.000 untuk nilai on the road (OTR) Semarang.
Spesifikasi
Nah, untuk spesifikasi Wuling Almaz Hybrid memadukan mesin bensin 2.000cc yang bertenaga 123 hp dengan torsi 168 Nm.
Adapun Wuling Almaz Hybrid tersemat motor listrik yang berkompetensi 174 hp dan torsi 320 Nm dengan baterai berkapasitas 1,8 kWh.
Perpaduan ini menghasilkan emisi yang lebih rendah, meningkatkan efisiensi bahan bakar, serta menyajikan performa berkendara yang mengesankan.
Teknologi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) pun mampu membagi daya secara cepat dan tanpa jeda dengan pilihan tiga mode berkendara yang diatur melalui sistem cerdas kendaraan, yaitu EV Mode, Series Hybrid, dan Parallel Hybrid.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS