SUARA SEMARANG - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sebut inisial seorang perwira yang bertugas di Satuan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang melakukan tindakan kriminal perkosa wanita prajurit Kostrad saat KTT G20 Bali beberapa waktu lalu.
Kasus ini mencuat di publik, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa buka suara terkait dugaan seorang perwira di Paspampres yang perkosa prajurit saat KTT G20 Bali, inisial anggota tersebut disampaikan kepada wartawan.
Melansir laman Suara, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa membenarkan terkait adanya seorang perwira Paspampres yang diduga perkosa prajurit wanita dari Divif 3 Kostrad saat keduanya bertugas di KTT G20 di Bali.
Jenderal TNI Andika Perkasa memastikan perwira Paspampres bakal dipecat dari institusi, setelah melakukan tindakan kriminal tersebut saat KTT G20 Bali.
Adapun Andika Perkasa mengungkapkan inisial pelaku yang merupakan perwira di Paspampres itu.
Inisial pelaku tersebut yakni Mayor Infanteri BF, lalu inisial korban adalah Letda Caj (K) GER.
Adapun Andika Perkasa menekankan lagi kalau apa yang dilakukan Mayor Infanteri BF sudah termasuk ke dalam tindak pidana.
Bahkan lanjut dia, hukumannya bakal berlapis terlebih pelaku melakukannya terhadap sesama keluarga TNI.
"Bagi saya keluarga besar TNI, Polri, sama saja, maka hukuman tambahannya adalah pecat. Itu harus," kata Andika di Markas Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/12/2022).
Andika Perkasa menyebut kalau Mayor Infanteri BF sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Menurutnya, Mayor Infanteri BF tengah menjalani penyelidikan di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Karena korban ini bagian dari Divisi III Kostrad," ujarnya.
Lebih jauh Andika Perkasa yang kini masuk masa pensiun ini mengatakan, kalau kasus tersebut bakal diambil alih oleh Puspom TNI dikarenakan pelaku merupakan bagian dari Paspampres.
"Itu kan di bawah Mabes TNI, kita ambil alih, penanganan di TNI," kata Andika Perkasa.
Berita Terkait
-
Kronologi Oknum Paspampres Pengamanan KTT G20 Rudapaksa Anggota Kowad di Bali
-
Janji Calon Panglima TNI Yudo Margono pada Rakyat, Hati-hati Anggota Arogan!
-
Yudo Margono Janji Tak Ada Oknum TNI Bertindak Arogan, Harus Bersikap Humanis
-
Jika Jadi Panglima TNI, Yudo Margono Janji Tak Ada Prajurit Arogan ke Rakyat
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026