SUARA SEMARANG – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat melihat usaha kecil UMKM masih menjadi tulang punggung paling tangguh di tengah ancaman resesi global 2023.
Dalam Forum Dengar Pendapat Masyarakat di Kota Semarang, Rabu (7/12/2022), Lestari Moerdijat mendorong masyarakat untuk kreativitas dalam usaha UMKM serta menciptakan lapangan kerja baru.
Salah satu kreativitas usaha UMKM yang bisa jadi solusi dalam menghadapi resesi, ada diantaranya adalah usaha komoditi kopi.
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) komoditi kopi dapat menjadi penyelamat ekonomi bangsa jika dikelola secara maksimal.
“Usaha kecil dan menengah sebelum pandemi menjadi bagian penopang pergerakan ekonomi, terutama karena disrupsi yang membuat tatanan dunia berubah. UMKM ini adalah pintu masuk dunia baru yang banyak didorong oleh kreatifitas,” terang Lestari Moerdijat.
Lestari mengatakan bahwa lebih dari 99% usaha yang termasuk golongan UMKM menyumbangkan sekitar 61% dari pendapatan bruto Indonesia dengan menyediakan 97% lowongan pekerjaan bagi masyarakat.
Menurut Lestari, komoditas kopi di Indonesia tak boleh dianggap remeh. Sebab, terbukti UMKM kopi dapat terus bertahan di tengah gempuran ekonomi saat pandemi Covid 19.
Tercatat 96% perkebunan kopi di Indonesia dikuasai oleh 1,3 juta petani dan lebih dari 2.950 kedai kopi dikuasai oleh anak muda dan pelaku ekonomi kreatif.
“Berdasarkan data, UMKM kopi apabila dijumlahkan ternyata jauh lebih tinggi daripada brand-brand internasional. Dan itu menyerap tenaga kerja yang jumlahnya tak sedikit dan yang pasti membuat banyak sekali berkembangnya industri-industri turunan lain yang berhubungan dengan teknologi,” tegasnya.
Baca Juga: Cellica Nurrachadiana Bupati Karawang Lari Kocar-kacir dilempar batu oleh para pedagang
Peluang Usaha
Kepada ratusan anak muda yang mengikuti diskusi ini, Lestari mengingatkan pentingnya meningkatkan kreatifitas serta metodologi berpikir yang terukur dan sistematis untuk membuka lapangan kerja.
“Anak muda masih memiliki tenaga dan tentunya support sistem yang bisa memulai sesuatu yang baru. Industri kreatif saat ini merupakan ruang kerja atau media baru yang harus kalian tekuni dan bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi semua,” tegasnya.
Diskusi ini juga menghadirkan dua pengusaha kopi di Kota Semarang. Agung Kurniawan, pemilik KnK Coffee and Resources, mengungkapkan bahwa trend kopi saat ini banyak dipengaruhi oleh mata uang dunia.
“Yang kedua kebutuhan kopi di Indonesia 60% larinya ke ekspor. Jadi market dunianya berkembang seperti apa nanti market lokalnya kejar-kejaran terus. Untuk sekarang harga kopi sedang tidak terkontrol jadi roasteri-roasteri kecil lumayan kesusahan karena biayanya itu sendiri,” terang Agung yang memulai usahanya sejak 14 tahun lalu.
Kesuksesan yang diraihnya saat ini merupakan hasil dari konsistensi serta kolaborasi dengan petani kopi di berbagai daerah hingga menjadi toko kopinya saat ini rujukan coffee shop di Kota Semarang.
Berita Terkait
-
Alie Sesay Tak Terlihat Foto Bareng Pemain PSIS Semarang Malah Bikin Suporter Semangat
-
Jonathan Cantillana Hengkang dari PSIS Semarang? Curhat Ungkap Masa Sulit
-
Daftar UMK Jateng 2023: Kota Semarang Paling Tinggi, Banjarnegara Terendah
-
Groundbreaking Taman Singosari, Mbak Ita: Percantik Simpang lima Kedua Kota Semarang
-
Cold N Brew Buka Outlet Kesepuluh di Semarang, Pakai Mesin Kopi Paling Canggih
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng
-
Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
-
Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol