SUARA SEMARANG - Laga PSIS Semarang vs Borneo FC bakal berlangsung pada hari ini Jumat (9/12/2022) malam di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Dalam pertandingan PSIS Semarang vs Borneo FC, top skor sementara BRI Liga 1, Matheus Pato diragukan tampil lantaran mengalami cedera dalam laga melawan Persija.
Hal ini menjadi keuntungan bagi PSIS Semarang karena sang bomber Borneo FC tersebut akan mengurangi ketajaman lini depan Pesut Etam malam nanti.
Diketahui, PSIS Semarang menang 3-0 dalam laga sebelumnya melawan Madura United.
Sedangkan hasil sebaliknya diraih oleh Borneo FC yang kalah saat melawan Persija Jakarta dengan skor 1-0.
Terlebih lagi, bomber andalan PSIS Semarang, Carlos Fortes sudah kembali dari cedera dan siap bertanding bersama Taisei Marukawa dan lainnya.
Matheus Pato merupakan pemain penting dalam strategi Borneo FC.
Selain mencetak gol, pemain asal Brasil ini juga kerap kali membuka peluang bagi Stefano Lilipaly dan barisan depan Borneo FC.
Saat melawan Persija pun, Matheus Pato sempat memberikan ancaman di awal-awal laga.
Baca Juga: Absen di Pernikahan Kaesang, Pengamat Duga Surya Paloh Menghindar
Hingga memasuki menit 11, dirinya yang berlari sambil mengoper bola mengalami masalah pada ankle-nya.
Beberapa waktu kemudian Pato kembali ke lapangan namun dengan kaki terpincang.
Merasa tidak bisa melanjutkan laga, Matheus Pato meringis kesakitan di tengah lapangan dan tim pelatih memutuskan untuk menarik Pato agar cedera yang dialaminya tak semakin parah.
Usai Pato ditarik keluar, Persija Jakarta semakin nyaman untuk menyerang Borneo FC.
Dokter tim Borneo FC, dr Hilda Khoirun Nisa mengatakan pihaknya sudah memberikan yang terbaik untuk Pato
"Saat ini sudah dilakukan terapi oleh fisioterapi. Dari sisi medis juga sudah diberi obat-obatan yang tepat buat Pato. Rencana masih akan dilakukan pemeriksaan penunjang, tapi ya masih proses," ungkapnya.
Soal apakah Matheus Pato bisa terlibat dalam pertandingan melawan PSIS Jumat petang. Situasinya masih akan dipantau sampai mendekati laga tersebut.
"Soal kapan dia bisa bermain lagi, kami masih mengevaluasi. Target kami secepatnya. Mohon doa dari masyarakat Samarinda agar Pato bisa cepat kembali," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pato Terancam Absen Saat Borneo FC Lawan PSIS Semarang Nanti
-
Hasil Liga 1: Libas Persita 3-1, PSM Makassar Mantap Bertengger di Puncak Klasemen
-
Alie Sesay Tak Terlihat Foto Bareng Pemain PSIS Semarang Malah Bikin Suporter Semangat
-
Jonathan Cantillana Hengkang dari PSIS Semarang? Curhat Ungkap Masa Sulit
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bangkit Berkat Huntara, Warga Agam Kini Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Lokal
-
SMP dan SMA Sekolah Tumbuh Gandeng Neon Bit Kembangkan Pembelajaran Coding dan Robotik
-
4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun