SUARA SEMARANG - PSIS Semarang benar-benar akan menambal lini belakang dan kiper yang dirasa belum memuaskan awal musim ini.
Dikabarkan PSIS Semarang saat ini sedang dekat dengan sejumlah pemain diantaranya posisi kiper dan gelandang.
Jika jadi mendapatkan kiper Timnas U-23, maka kiper PSIS Semarang saat ini Ray Redondo dan Wahyu Tri Nugroho (WTN) bisa jadi berperan sebagai pelapis.
Jelang paruh kedua musim ini, semua klub berbenah termasuk laskar Mahesa Jenar yang keteteran di awal musim.
Dua pemain anyar PSIS Semarang yang disebut-sebut merapat adalah kiper Adi Satryo dari Persik Kediri.
Ia diproyeksikan untuk menggantikan WTN yang penampilannya belum sesuai ekspektasi.
Peluang mendapatkan Adi Satryo cukup terbuka lebar. Mengingat klubnya saat ini ada di jurang degradasi.
Bergabung dengan PSIS Semarang akan menjadi pilihan tepat bagi pemain 21 tahun ini guna meningkatkan karir sepakbolanya.
Sementar aitu gelandang Barito Putera Luthfi Kamal juga santer dikabarkan akan berjersey PSIS Semarang.
Baca Juga: Bupati Dico Ganinduto Edit Foto Timnas Eks PSIS Semarang, Persik Kendal Ramai-Ramai Jadi Sorotan
Masih muda (23 tahun) ia merupakan sosok yang tepat untuk menambah kekuatan di lini tengah. Diketahui, PSIS Semarang begitu lemah di posisi tersebut.
Peran pemain didikan Laskar Mahesa Jenar seperti Damar Damas Jati pun masih minim. Hingga saat ini klub Kota Lumpia itu masih mengandalkan Delvin Rumbino dan Wawan Febrianto.
Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi siapa pemain yang akan segera welcome di PSIS Semarang.
Namun, manajemen memang sudah mempersiapkan nama-nama baru. Contoh nyata adalah trial yang dilakukan pada Ryo Fujii dan Wellington Petinha.
Untuk fans PSIS Semarang, siapa pemain yang cocok untuk didatangkan saat ini?
Berita Terkait
-
Waspada! Semarang Berpotensi Diguyur Hujan pada Kamis 29 Desember 2022
-
Bupati Dico Ganinduto Edit Foto Timnas Eks PSIS Semarang, Persik Kendal Ramai-Ramai Jadi Sorotan
-
Uwinfly Motor Listrik Model Sport Hingga Vespa Buatan Semarang, Serahkan CSR ke Pemkot Semarang: Harga Rp 8 Jutaan
-
CEO Yoyok Sukawi Jawab Masa Depan Septian David di PSIS Semarang, Bursa Transfer Diisukan Pindah Klub
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Demo adalah Aksi Menyuarakan Ketidakpuasan, Bukan Pamer Dukungan
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Modus Ajak Menikah, WNA di Lombok Paksa Korban Masuk Fantasi Seksual Menyimpang
-
Baliho Ulang Tahun Jokowi di Solo Tuai Polemik, DPRD Curigai Penggunaan Dana APBD
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran