SUARA SEMARANG - Satu pemain PSIS Semarang kemungkinan hengkang dari Mahesa Jenar, yakni Frendi Saputra.
Frendi Saputra pemain 30 tahun kelahiran Lampung itu memilih meninggalkan PSIS Semarang.
Hal itu tampak dalam unggahan akun Instagram Frendi Saputra @frendisaputra72 Jumat 30 Desember 2022, dengan membagikan momen kebersamaan dengan para rekannya di PSIS Semarang.
Meski tak menjelaskan dia benar-benar pamit dari PSIS Semarang, namun komentar rekannya di PSIS Semarang menegaskan ungkapan perpisahan kepada Frendi Saputra,
"Ketulusan tidak berbentuk kata-kata. Ketulusan adalah diam dan perbuatan," tulis Frendi Saputra dalam unggahannya.
Unggahan itu juga mendapat komentar dari para pemain PSIS Semarang serta mantan punggawa Mahesa Jenar.
"Sukses kak, seng tenang kudu disenyumi wae ben seneng (sukses kak harus disenyumin saja biar senang)," tulis Alfeandra Dewangga bek PSIS Semarang dalam kolom komentar.
"Aku bocahmu. sukses akehi sabare (aku temanmu, sukses perbanyak sabarnya)," tulis Ray Redondo, kiper PSIS Semarang.
"Sukses selalu dek," tulis Joko Ribowo mantan kiper PSIS Semarang.
Baca Juga: Apa Itu The Black Label Agensi Baru BLACKPINK yang Berani Ambilalih dari YG Entertainment
Selain itu yang menarik ialah kalimat dari dua pemain belakang PSIS Semarang yakni Alfeandra Dewangga dan Fredyan Wahyu.
Fredya Wahyu menyampaikan salam perpisahan melalui lama Insta Story Instagram @fredyanwahyusugiyantoro.
"Sukses terus bison @frendisaputra72 dimanapun berada. Seng arep menguasai ben disapu karo sing gawe urip (yang mau menguasai biar diatasi yang membuat kehidupan)," tulis Ucil sapaan akrab Fredyan Wahyu.
Sementara itu hal yang sama juga diungkapkan Alfeandra Dewangga.
"Sukses capt seng tenang ben diatasi cah-cah (sukses capt yang tenang biar diurusi anak-anak)," tulisnya.
Tidak terlalu jelas apa yang dimaksudkan oleh para rekan-rekannya di PSIS tersebut.
Sementara itu manajemen klub juga belum memberi pernyataan terkait Frendi Saputra yang kemungkinan besar pamit dari PSIS Semarang tersebut.
Berita Terkait
-
Gatot, Strategi PSIS Gaet Ernando Ari Gagal, Persebaya Sat Set Amankan Tandatangan Kiper
-
Welcome Gelandang dan Kiper Baru PSIS Semarang, WTN dan Redondo Minggir Dulu
-
Bupati Dico Ganinduto Edit Foto Timnas Eks PSIS Semarang, Persik Kendal Ramai-Ramai Jadi Sorotan
-
CEO Yoyok Sukawi Jawab Masa Depan Septian David di PSIS Semarang, Bursa Transfer Diisukan Pindah Klub
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?