SUARA SEMARANG - Frendi Saputra tampaknya pilih pamit dari PSIS Semarang, meski dengan penuh pertanyaan apa alasan sebenarnya kepergian pemain asal Lampung tersebut.
Frendi Saputra secara pribadi mengumumkan hengkang dari PSIS Semarang, sebelum manajemen memberi rilis tentang hal ini.
Isyarat kepergian Frendi Saputra dari PSIS Semarang tampak melalui unggahan akun Instagram Frendi Saputra @frendisaputra72 hari ini.
Unggahan tersebut mendapat respon dari kolega Frendi Saputra di PSIS Semarang, dan memberi doa agar sukses di tempat yang baru.
"Ketulusan tidak berbentuk kata-kata. Ketulusan adalah diam dan perbuatan," tulis Frendi Saputra dalam unggahannya.
Komentar beragam lantas datang dari para pemain PSIS Semarang serta mantan punggawa Mahesa Jenar.
"Sukses kak, seng tenang kudu disenyumi wae ben seneng (sukses kak harus disenyumin saja biar senang)," tulis Alfeandra Dewangga bek PSIS Semarang dalam kolom komentar.
"Aku bocahmu. sukses akehi sabare (aku temanmu, sukses perbanyak sabarnya)," tulis Ray Redondo, kiper PSIS Semarang.
"Sukses selalu dek," tulis Joko Ribowo mantan kiper PSIS Semarang.
Baca Juga: Sosok Ini Pilih Pergi dari PSIS Semarang, Komentar Dewangga dan Ucil buat Bertanya-tanya
Selain itu yang menarik ialah kalimat dari dua pemain belakang PSIS Semarang yakni Alfeandra Dewangga dan Fredyan Wahyu.
Fredyan Wahyu menyampaikan salam perpisahan melalui lama Insta Story Instagram @fredyanwahyusugiyantoro.
"Sukses terus bison @frendisaputra72 dimanapun berada. Seng arep menguasai ben disapu karo sing gawe urip (yang mau menguasai biar diatasi yang membuat kehidupan)," tulis Ucil sapaan akrab Fredyan Wahyu.
Sementara itu hal yang sama juga diungkapkan Alfeandra Dewangga.
"Sukses capt seng tenang ben diatasi cah-cah (sukses capt yang tenang biar diurusi anak-anak)," tulisnya.
Tidak terlalu jelas apa yang dimaksudkan oleh para rekan-rekannya di PSIS tersebut.
Sementara itu manajemen klub juga belum memberi pernyataan terkait Frendi Saputra yang kemungkinan besar pamit dari PSIS Semarang tersebut.
Berita Terkait
-
11 Terbaik Pekan 15 BRI Liga 1, 2 PSIS Semarang, Duet Arema dan Coach Borneo, Cek Daftar Lengkap
-
Gatot, Strategi PSIS Gaet Ernando Ari Gagal, Persebaya Sat Set Amankan Tandatangan Kiper
-
Welcome Gelandang dan Kiper Baru PSIS Semarang, WTN dan Redondo Minggir Dulu
-
Bupati Dico Ganinduto Edit Foto Timnas Eks PSIS Semarang, Persik Kendal Ramai-Ramai Jadi Sorotan
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa
-
Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber
-
Apakah Sepatu Lari Bisa Dipakai untuk Naik Gunung? Begini Kondisi yang Aman
-
Menemukan Makna Wellbeing dari Hal Sederhana Lewat Just Appreciate Today
-
Branding in Seongsu: Kisah Body Swap di Balik Sengitnya Dunia Marketing
-
Tayang 2027, Kompetisi Musik Black and White Singers Rampungkan Rekaman
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar
-
Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total
-
Tren 2026 is the New 2016: Mengapa Gen Z dan Milenial Merindukan Kesederhanaan Media Sosial?