SUARA SEMARANG - Doa berlindung dari sifat malas dan bahaya fitnah telah diriwayatkan dalam hadits Muslim dan bisa dihafalkan dengan mudah.
Sifat malas dan fitnah dunia maupun akherat benar-benar dianjurkan untuk dijauhi dan lafadz doa ini bisa dibaca setiap saat.
Sebagaimana Rasulullah, beliau juga sering berdoa, tak hanya dijauhkan dari sifat malas dan fitnah namun juga jauh hari sifat kikir, pengecut, lemah dan menyia-nyiakan usia.
Dalam hadits Muslim juz 4 halaman 2079 dan diriwayatkan oleh Anas bin Malik bahwasannya Nabi Muhammad SAW senantiasa memanjatkan doa berlindung dari sifat malas tersebut.
Hal itu menunjukkan pentingnya umat muslim juga melakukannya. Lantaran keimanan seseorang bisa fluktuatif atau naik turun.
Sehingga, melalui doa ini, memohon pada Allah SWT menjaga semangat di dalam hati kita. Yakni senantiasa bersemangat untuk berbuat baik.
Selain itu tidak kikir saat membelanjakan harta maupun waktu untuk sebuah kebaikan. Baik mengerjakan urusan dunia dan terlebih lagi untuk akherat.
Diatas merupakan doa memohon perlindungan dari sifat malas dan fitnah serta kikir beserta arti yang begitu mudah dihafal.
Dengan berdoa setiap saat pada Allah sebagaimana bunyi hadits di atas semoga hati kita jauh dari sifat malas, kikir dan jauh dari fitnah apapun bentuknya.***
Baca Juga: Pesan Ustadz Felix Siauw ke Daniel Mananta Setelah Jadi Islam: Jangan Melihat Orang Muslim
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi