SUARA SEMARANG - PSIS Semarang disinyalir kena tikung usai Persib Bandung dianggap serius mendatangkan Pratama Arhan.
Ada 2 tanda Persib Bandung sebenarnya mengincar Pratama Arhan yang merupakan jebolan PSIS Semarang tersebut.
Pertama adalah tanda +12 yang pernah diunggah oleh akun Persib Bandung dan itu adalah nomor Pratama Arhan di Timnas Indonesia.
Dalam unggahan itu angka 12 sebenarnya dimaksudkan untuk menunjukkan kolektivitas gol Persib Bandung. yakni dalam 10 laga terakhir mencetak 20 gol dan kebobolan 8 atau selisih 12.
Namun angka itu kemudian dimaknai lain oleh para fans. "Nomer punggung 12?" tulis @herhertok09. Dilanjutkan @piyanmaldini29 dengan komentar "12 (arhan pratama)??"
Indikasi kedua adalah pindahnya Bayu Fiqri yang merupakan sayap Persib bandung ke PSIS Semarang.
PSIS Semarang memang membutuhkan tenaga baru usai performa para bek dan pemain sayap tak memuaskan tim pelatih.
Akan tetapi hal itu jelas menimbulkan tanda tanya. Dan fans menduga ada siasat lain yang akan dilakukan oleh Persib Bandung untuk menggaet Pratama Arhan.
Mengingat Bayu Fiqri adalah pemain muda dan dibutuhkan Persib Bandung untuk menambal usai Zalnando cidera.
Di sisi lain, saat ini Pratama Arhan juga tak kunjung mendapatkan menit bermain yang mencukupi di klubnya, Tokyo Verdy di Liga 2 Jepang
Dengan kontrak Pratama Arhan di Tokyo Verdy masih sekitar setahun, maka bisa jadi akan ada opsi peminjaman menuju Persib Bandung.
Jika benar menuju Persib Bandung, maka jelas kerugian bagi PSIS Semarang karena tenaga Pratama Arhan sebenarnya begitu dibutuhkan di barisan pertahanan klub Kota Lumpia tersebut.***
Berita Terkait
-
Kunjungan Kerja Dubes Inggris Owen Jenkis Kagum Dengan Revitalisasi Kota Lama Semarang
-
Profil Doni Setiabudi, CEO Bandung Premier League yang Daftar 3 Posisi Sekaligus di KLB PSSI
-
Kode Indra Sjafri Jadi Pelatih PSIS Semarang? Dirtek Timnas: Segera Merapat, Bertemu Pentolan Panser Biru
-
Bukan Stadion Wibawa Mukti, Persib Bandung Balas Madura United Naik 3 Besar Klasemen
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Mengenal Habib Mahdi Alatas, Sosok Lantang Suarakan Pelecehan oleh Syekh Ahmad Al Misry
-
Cek Perbedaan Wuling Eksion EV dan PHEV, Biar Nggak Nyesel Pas Turun dari Dealer
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Hangat dan Penuh Makna, EsCampur97 Hadirkan Pameran Space of Happiness
-
Mengintip Kecanggihan Toyota Woven City Kota Masa Depan Berbasis AI untuk Mobilitas Global
-
Daycare Little Aresha Disegel, Ini Tips Pilih Tempat Penitipan Anak yang Ideal
-
Wariskan Kicauan Burung: Mengapa Berburu dengan Senapan Angin Merusak Desa?
-
The Manipulated: Saat Korban Terpaksa Menjadi Pelaku untuk Bertahan Hidup
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania