SUARA SEMARANG - Usai "tersingkir" oleh PSSI, Nova Arianto disebut dekat dengan jabatan pelatih PSIS semarang.
Latar belakang dan kedekatan bisa saja menjadi alasan lebih memudahkan PSIS Semarang untuk mendapatkan tanda tangan Nova Arianto.
Nova Arianto merupakan eks Pemain PSIS Semarang yang kini menjadi asisten pelatih Shin Tae Yong di Timnas Indonesia.
PSIS Semarang tiba-tiba disebut menjadikan Nova Arianto sebagai opsi pelatih usai ia "kalah bertarung" di mata PSSI.
Sebagaimana diketahui, PSSI memilih Indra Sjafri menjadi pelatih di SEA Games 2023 daripada Nova Arianto, padahal namanya lah yang disebut-sebut sebagai rekomendasi dari Shin Tae Yong.
Usai keputusan PSSI tersebut di laman media sosial, PSIS Semarang dikaitkan dengan Nova Arianto.
Kali pertama memunculkan adalha akun instagram @smgfootball yang fokus pada isu-isu klub PSIS Semarang yang menuliskan kalimat "matursuwun coach"
Hal itu langsung ramai ditanggapi oleh fans yang menebak akan ada perpisahan dengan tim kepelatihan atau malah Caretaker M Ridwan.
Beberapa menit kemudian, akun tersebut mengunggah foto Nova Arianto bersama dengan asisten pelatih Shin Tae Yong lainnya.
Baca Juga: Nova Arianto Jadi Pelatih PSIS Semarang? Asisten Pelatih Timnas Shin Tae Yong Bisa Bikin Kejutan
Yang lebih mengarah ke PSIS Semarang adalah ilustrasi lagu dari Serempet Gudal dengan judul ojo ragu dan tertulis "Dear PSIS".
Jika benar Nova Arianto akan menjadi pelatih PSIS Semarang, maka keuntungan besar karena sedikit banyak si pelontos telah menyerap banyak ilmu dari Shin Tae Yong.
Sebelumnya Shin Tae Yong juga disebut CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi sebagai salah satu incaran pelatih jika PSSI tak melanjutkan masa kontraknya.
Dengan ilmu yang diperoleh, Nova Arianto diyakini bisa mengubah PSIS Semarang sebagaimana Timnas.
Terlebih lagi barisan belakang yang memang harus segera dibenahi. Perlu diketahui, Nova Arianto saat masih aktif bermain adalha bek tangguh yang dikenal lugas.
Maka pengalaman dan pengetahun kepelatihannya bisa dimanfaatkan untuk membuat lini belakang PSIS Semarang lebih solid.
Berita Terkait
-
Suporter PSIS Semarang Dilarang Datang ke Stadion Brawijaya Saat Lawan Persik Kediri, Wareng: Gusti Gusti
-
Perburuan Pelatih PSIS Semarang Selesai, Bocoran Yoyok Sukawi: Dari Eropa
-
Nova Arianto Jadi Pelatih PSIS Semarang? Asisten Pelatih Timnas Shin Tae Yong Bisa Bikin Kejutan
-
BOS PSIS Semarang Yoyok Sukawi: Mainmu Wis Apik Rang! Usai Dibantai Biru Barat di Kandang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas
-
Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia
-
Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?