SUARA SEMARANG - Eks PSIS Semarang Pratama Arhan terlihat menikmati latihan di Tokyo Verdy jelang J2 League 2023 dimulai.
Kegembiraan Pratama Arhan iu terlihat dari senyuman yang diberikannya kala sesi latihan Tokyo Verdy di Training Camp kedua.
Turut andilnya Pratama Arhan di sesi latihan itu diharapkan menjadi tanda bek kiri Timnas Indonesia itu akan mendapatkan menit bermain di Tokyo verdy lebih banyak.
Musim, 2023 ini merupakan tahun kedua Pratama Arhan di Tokyo Verdy usai meninggalkan PSIS Semarang di tahun 2022.
Di tahun pertama, musim Pratama Arhan tak begitu menggembirakan karena hanya sedikit mendapatkan menit bermain dari pelatih.
Setelah dispekulasikan akan pindah klub, Tokyo Verdy memastikan memperpanjang kontrak Pratama Arhan yang merupakan didikan PSIS Semarang tersebut.
Di sesi latihan kedua Training Camp jelang digulirkannya musim ini, Tokyo Verdy sepertinya berharap banyak peran Pratama Arhan di sisi kiri pertahanan klub liga 2 Jepang tersebut.
Hal itu nampak dari foto-foto yang dipajang di laman media sosial klub dan menampilkan Pratama Arhan di urutan terdepan.
"Second Training camp Day 7. Session. SMILE," tulis @tokyo_verdy.
Selama bergabung di Tokyo Verdy, Pratama Arhan baru sekali mendapatkan kepercayaan untuk turun lapangan.
Itu pun hanya mendapatkan bagian 45 menit saja, dan masih jauh jika dibandingkan menit bermain saat bermain di PSIS Semarang dalma 9 laga sebelumnya.
Melihat foto-foto Pratama Arhan dan sejumlah pemain Tokyo Verdy latihan, langsung disukai oleh lebih dari 29 ribu kali.
Fans Pratama Arhan di Indonesia pun mendoakan agar musim ini jadi tahun keberuntungannya di Liga Jepang.
"Wong Jowo ojo gampang nyerah, neng perantauan nek durung sukses pantang muleh (Orang Jawa jangan gampang menyerah, di perantauan kalau belum sukses pantang pulang)," @de_soccer11.
Ada juga yang meminta mantan bek PSIS Semarang Pratama Arhan segera pindah dari Tokyo Verdy jika tak segera mendapatkan menit bermain namun tetap bermain di luar negeri.***
Berita Terkait
-
Bek Daisuke Sato Ancam Striker PSIS Semarang Carlos Fortes Ganggu Persib Bandung: Bunuh Saya Dahulu
-
Bek Persib Daisuke Sato Sebut Bobotoh Lebih Hebat dari Suporter Nomor Satu di Asia
-
Eks Valencia Pedro Gomes Carmona Isi Kursi Pelatih PSIS Semarang? Ini Statistik Mentereng Rekan Luis Milla
-
Fakta Unik PSIS Semarang, Satu-Satunya Tim Belum Keluar Jawa, Suporter Sebut Lisensi Pelatih
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo
-
Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan
-
Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!
-
AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
-
Bosan Desain TWS Itu-itu Aja? Realme Buds T500 Pro Bawa Desain Kotak Permen
-
Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati