SUARA SEMARANG - Pelatih Persib Bandung Luis Milla seakan berhasil melakukan cuci otak pada para pemain hingga kesetanan tiap kali tampill di lapangan.
Dihadapan para punggawa Persib Bandung, Luis Milla berteriak berulang kali di locker room jelang pertandingan.
Kata-kata Luis Milla itu rupanya benar-benar membakar semangat bagi para pemain Persib Bandung untuk terus meraih kemenangan.
Dalam video singkat yang beredar, para pemain Persib Bandung dan ofisial berdiri melingkar di locker room dan di tengahnya ada Luis Milla.
Terlihat di sana ada gelandang naturalisasi Persib Bandung Marc Klok, kiper Teja Paku Alam benar-benar mendengarkan apa yang dikatakan Luis Milla.
Setidaknya ada 2 kalimat yang diteriakkan Luis Milla pada semua pemain saat itu, dan langsung disambut dengan riuh tepuk semangat.
"We want win the match! We want win the match! (Kita ingin memenangkan pertandingan!)" kata Luis Milla di instastory akun Persib Bandung tersebut.
Pelatih asal Spanyol itu pun meminta para pemain menanamkan kata-kata itu di masing-masing kepala mereka.
Sehingga, saat para pemain Persib Bandung sudah turun di lapangan, maka yang ada adalah rasa lapar akan kemenangan.
Baca Juga: Telolet, Video Luis Milla Jadi Sopir Bus Legiun Asing Persib Bandung, Ciro Alves Seakan Tak Percaya
"In the head! We want win the match. Guys... Common! (Di kepala! Kita ingin memenangkan pertandingan. Ayo!)" teriak Luis Milla lagi.
Para pemain langsung berteriak "win (menang)" dan bertepuk tangan bersama untuk menyatukan tekad jelang laga.
Diketahui, apa yang dilakukan Luis Milla di locker room itu jelang laga Persib Bandung melawan PSS Sleman.
Bisa jadi hal serupa juga dilakukan Luis Milla di laga-laga lainnya untuk memberikan motivasi pada David Da Silva cs.
Kenyataanya, apa yang dilakukan eks pelatih Timnas Indonesia itu berhasil membuat Persib Bandung tak pernah kalah sejak ditanganinya.
Dalam 14 laga Luis Milla, Persib Bandung hanya imbang 2 kali dan sisanya adalah menang.
Berita Terkait
-
Telolet, Video Luis Milla Jadi Sopir Bus Legiun Asing Persib Bandung, Ciro Alves Seakan Tak Percaya
-
Video Gol Septian David Maulana Lewati 4 Pemain Persik, Pelatih Persib Luis Milla Dicolek Netizen
-
Kemenangan PSIS Semarang yang Harus Dibayar Mahal, Belajar Dari Kekalahan Lawan Persib
-
Bikin Merinding Shalat Jamaah Persib Bandung Ditengah Laga, Makmum Kiper Teja Paku Alam
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta