SUARA SEMARANG - Bagi penggemar MasterChef Indonesia season 10 pastinya tak asing lagi dengan salah satu kontestan bernama Mario.
Mario mencuri perhatian di MasterChef Indonesia season 10 karena dirinya pernah bersekolah masak di Prancis.
Kemampuan Mario di awal-awal galeri MasterChef Indonesia season 10 digadang-gadang akan memberikan warna berbeda.
Namun netizen lebih fokus pada tingkah tengil Mario yang terkesan terlalu percaya diri.
Mario juga dikenal para netizen sebagai orang yang suka komentar miring dengan hasil yang dicapai kontestan MasterChef Indonesia season 10 lainnya.
Hingga suatu saat Mario tereliminasi dari MasterChef Indonesia season 10 membuat netizen menyerang pribadi Mario.
Secara mengejutkan, jalan Mario untuk kembali ke MasterChef Indonesia season 10 sangat mulus.
Berawal dari black team, Mario menunjukkan kemampuan aslinya dan langsung bisa mengamankan apron putih berkompetisi kembali di galeri MasterChef Indonesia season 10.
Chef Arnold melihat ada yang berubah dari diri Mario setelah tereliminasi dan kembali ke galeri MasterChef Indonesia season 10.
Baca Juga: Jumlah Barang Ketinggalan di Kereta Api Nilainya Lebih dari Rp 4 Miliar Sepanjang 2022
"Saya tidak suka kamu yang sekarang. Saya suka kamu yang percaya diri. This is my initial, this is my season," kata Chef Arnold.
Kemudian Mario menjawab bahwa dia ingin berubah menjadi low profile karena mendapatkan kritikan dari netizen di media sosial.
Chef Juna justru ingin membakar Mario agar tetap menjadi dirinya yang sesungguhnya dan mengabaikan netizen.
Chef Juna berharap Mario jangan sampai kena mental dengan hanya mendapat cacian dari netizen yang tidak berpengaruh langsung pada hidupnya.
"Kalau tengil, ya tengil saja sekalian. Jangan tanggung. Memang kamu sekolah yang bayar netizen?" kata Chef Juna.
Tidak hanya Mario yang mendapatkan predikat tukang julid dari netizen yang mengikuti MasterChef Indonesia season 10.
Anna yang berhasil kembali lagi ke galeri MasterChef Indonesia season 10 setelah berjuang dari black team juga mendapatkan pandangan buruk dari netizen.
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Gitasav, 5 Publik Figur Tanah Air Ini Juga Menganut Childfree
-
Fatal Banget, Ini Penyebab Abdi dan Amanda Tereliminasi dari MasterChef Indonesia Season 10
-
Hasil MasterChef Indonesia Season 10: Amanda dan Abdi Tersingkir Saat Tantangan Pumpkin
-
Lirik Lagu EGO - Lyodra, Hits Terbaru yang Beranjak Naik Trending YouTube
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran