SUARA SEMARANG - MasterChef Indonesia Season 10 hari ini Minggu (19/2/2023) sudah memasuki babak 10 besar.
Dalam MasterChef Indonesia Season 10 episode kali ini, dua peserta dieliminasi dalam pressure test tantangan gurita.
Mereka adalah Ravi dan Wina yang harus mengubur mimpi mereka melanjutkan kompetisi di MasterChef Indonesia Season 10.
Ravi dan Wina sama-sama mengolah gurita menjadi salad dalam pressure test kali ini.
Kesalahan terbesar Ravi adalah hasil akhir dari daging gurita yang menjadi alot karena dimasak beberapa kali.
Padahal, gurita yang disediakan dan dipilih oleh Ravi sudah berwarna merah, yang artinya sudah dimasak.
Ravi memasak daging gurita dengan cara blanching dengan beberapa bumbu sebelum dipanggang.
Menurut juri, hal tersebut tidak perlu dilakukan karena akan membuat daging gurita menjadi alot.
Seharusnya Ravi langsung memanggang daging gurita tersebut sehingga tidak menjadi alot dan bisa dinikmati.
Baca Juga: Ciro Alves dan David Da Silva Bawa Persib Bandung ke Posisi Kedua
Sementara Wina yang sudah benar dalam cara mengolah gurita juga harus pulang.
Masakan yang terlalu sederhana menjadi penilaian juri ketika membandingkan masakan Wina dengan masakan milik Syahril.
Chef Renatta mengatakan memasak salad cukup dengan membakar gurita, memotong sayur, menuangkan saus tanpa perlu usaha lebih.
Sedangkan Syahril memasak gurita bumbu rujak yang lebih kompleks cara pembuatannya dan memiliki banyak kondimen.
Dengan hasil itu, dua masakan salad bebahan gurita yang diolah Ravi dan Wina tidak mampu membuat mereka melanjutkan mimipinya di MasterChef Indonesia Season 10.
Berita Terkait
-
Bocoran MasterChef Indonesia Season 10 Top 10, Una dan Rommy Tereliminasi dalam Tantangan Terong
-
MasterChef Indonesia Season 10 Pindah Jam Tayang Atau Tidak? Simak Jadwal RCTI Sabtu 18 Februari 2023
-
Anna dan Mario MasterChef Indonesia Kembali ke Galeri, Netizen: Duo Julid Kembali
-
Mario MasterChef Indonesia Kena Mental Dihujat Netizen, Dibela Chef Juna dan Chef Arnold
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Putusan MK soal Usia Wapres Langsung Berlaku 3 Hari, Kenapa Anggaran MBG Harus Tunggu 2 Tahun?
-
Presiden Argentina Ribut dengan Presiden Brasil: Dia Pencuri dan Korup
-
Harga Mati! Presiden Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
-
BRI Perkuat Bekal Kewirausahaan PMI Taiwan, Siapkan Langkah Membangun Usaha di Tanah Air
-
Buruh Warning DPR: Agustus Diprediksi Ada Kerusuhan Besar, Situasi Sangat Rawan
-
Kejagung 3 Jam Geledah Rumah Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kepala BGN Gemas Program MBG Dikritik Gara-gara Sekolah Rusak: Yang Dulu ke Mana?