SUARA SEMARANG - Eks Pemain PSIS Semarang Komarodin berulang kali duel keras, termasuk dengan Taisei Marukawa kalau bersua Persikabo.
Video Komarodin memberikan tekel pada gelandang PSIS Semarang Taisei Marukawa pun beredar di media sosial.
Taisei Marukawa mengerang kesakitan dan mantan rekannya di PSIS Semarang Komarodin diganjar kartu kuning.
Meski demikian, gaya bermain eks PSIS Semarang tersebut menuai pujian dari para fans Laskar Mahesa Jenar.
Beberapa menyebut, Komarodin sedang mengajari PSIS Semarang cara bermain sepakbola yang memang membutuhkan determinasi tinggi.
Video tekel pada gelandang PSIS Semarang Taisei Marukawa tersebut salah satunya diunggah oleh akun instagram @forzapsis1932.
"Duel Seru Komarobben & Marukawa," tulis akun yang fokus membahas update kondisi terkait klub PSIS Semarang tersebut.
Di menit-menit awal video tersebut, para pemain Persikabo nampak sedang built up serangan menuju pertahanan PSIS Semarang.
Namun begitu bola sampai di kaki Komarodin, ia salah mendribel bola dan mudah dipatahkan oleh Bek PSIS Semarang Meru Kimura.
Video selanjutnya memperlihatkan Komarodin membayar kesalahan-kesalahannya dengan melakukan pressing pada para pemain PSIS Semarang.
Salah satunya pada pemain asal Jepang Taisei Marukawa yang membawa bola kemudian ditekel dari samping kiri belakang oleh Komarodin yang bernomor 95 saat berkostum PSIS Semarang.
Taisei Marukawa langsung terjatuh dan mengerang kesakitan dan memegang kaki kirinya.
Sesaat kemudian wasit mendekati dan mengacungkan kartu kuning pada Komarodin, meski menuai protes dari para pemain Persikabo lainnya.
Meski terlihat keras, gaya permainan Komarodin ternyata mendapatkan pujian dari suporter PSIS Semarang.
Komarodin memang diketahui memiliki kedeklatan dengan fans sata masih berkostum PSIS Semarang.
Berita Terkait
-
Gading Marten - Raffi Ahmad Lobi Keisuke Honda Usai Yoyok Sukawi Gagal Jadikan Pelatih PSIS Semarang?
-
Keputusan Pelatih PSIS Semarang Disorot, Vitinho Baru Masuk Menit Akhir
-
Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Rabu, 22 Februari 2023, Nikmati Guyuran Hujan
-
Ancaman Banjir Bandang, Dewan Minta Warga Dinar Indah Diajak Bicara Soal Model Relokasi
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?