SUARA SEMARANG - Kabar tak mengenakkan datang dari Persikab Bandung, karena salah satu eks punggawa Timnas mengaku tak terima gaji.
Persoalan gaji itu disampaikan oleh kiper Ravi Murdianto yang terang-terangan menyebut CEO Persikab Bandung.
Dalam sebuah obrolan di kolom komentar akun instagram ravimurdianto95, Ravi Murdianto mengungkapkan hak gaji yang belum ia dapatkan dari Manajemen Persikab Bandung.
Dalam unggahannya, Ravi Murdianto mengunggah sebuah foto dirinya yang sedang berada di stadion dengan tangan mengangkat ke atas seakan berpamitan.
Ravi Murdianto yang merupakan eks kiper Timnas U18 dan U19 itu juga menuliskan keterangan yang bikin nyesek para penggemar sepakbola di tanah air.
"Cukup sekian dan tak terima gaji eh terimakasih @persikab_bandung," rulis ravimurdianto95.
Unggahan itu selanjutnya mendapatkan banyak tanggapan di kolom komentar, salah satunya dari pesepakbola Rudiyana.
Menurutnya, Ravi Murdianto jangan keluar dari Persikab Bandung dan terus mencoba menagih gaji yang menjadi hak pemain.
"Jangan dulu pamit ndan gaji blm masuk dari bulan agustus," tulis @rudiyana29.
Baca Juga: Resmi Jawaban Ketum PSSI Erick Thohir Dituding Langgar Janji, Eks Bos Inter Milan Bicara Nyali
Membaca komentar tersebut, Ravi Murdianto membalas dengan ucapan sudah angkat tangan atau menyerah.
Karena berbagai cara telah dilakukan, namun gaji dari manajemen Persikab Bandung tak kunjung cair.
Selanjutnya Rudiyana juga menyebut CEO Persikab Bandung yang semestinya malu jika ada pemain belum menerima gaji, apa lagi dalam waktu yang lama.
Ravi Murdianto dengan tulisan bernada nyinyir menyampaikan jika di Persikab Bandung apa ada CEO aau manajemen klub.
"Emang ada ya ceo d tim kayak nya gag ada menejemen kan tim kita ini," @ravimurdianto95.
Sejumlah komentar juga menyebut akun Ketum PSSI Erick Thohir dan Waketum Ratu Tisha agar persoalan ini segera diselesaikan.
Kiper Persikab Bandung Ravi Murdianto merupakan bagian dari skuad Timnas Indonesia U17 dan U19 yang memenangkan Piala AFF 2013.***
Berita Terkait
-
Aturan Baru, Persib Bandung Wajib Depak 1 Pemain: Ezra Walian, Marc Klok Atau Victor Igbonefo Musim Depan?
-
Ditinggal Shin Tae Yong, Timnas Senior Alami 3 Rugi Besar di FIFA Match Day dan Ranking Terancam Melorot
-
KNVB Tikung PSSI Rekrut Justin Hubner? Hamdan: Saya Sudah Tak Tangani Naturalisasi
-
Duel Speed, Pratama Arhan Kalahkan 9 Pemain Tokyo Verdy
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin