SUARA SEMARANG - Ada momen langka yang ditunjukkan oleh "sniper" Persib Bandung David Da Silva dan predator Bali United.
Meski berjarak 17 gol, striker Persib bandung David Da Silva rela menggendong penyerang Bali United Irfan Jaya.
Tak hanya itu, David Da Silva juga bertukar jersey sehingga pemain Persib bandung itu mengenakan kostum Bali United.
Aksi pemain Persib Bandung dan Bali United itu pun mendapatkan sanjungan dari akun resmi Liga 1.
David Da Silva dan Irfan Jaya juga nampak tersenyum menandakan keduanya memiliki hubungan spesial dan terus terjaga.
Menurut akun tersebut, pertemanan adalah hal yang harus terus dijaga meski pemain berasal dari berbeda klub atau bahkan sedang bersaing di kompetisi.
"It’s all about friendship things (Semuanya tentang persahabatan)," tulis @liga1match.
Perlu diketahui, David Da Silva merupakan striker andalan Persib Bandung dan Irfan Jaya adalah penyerang lokal yang dimiliki oleh Bali United.
Saat ini, keduanya juga menjadi andalan di klub masing-masing, David Da Silva sudah menyumbangkan 19 gol dari 25 laga untuk Persib Bandung.
Baca Juga: Teja Paku Alam Lolos Sanksi, Persib Bandung Skuad Lengkap Lawan Macan Kemayoran
Usai menyarangkan gol, David Da Silva selalu berselebrasi seperti sniper yang seakan sedang menembak lawan sehingga dijuluki sniper.
Sementara Irfan Jaya 2 gol dari 15 laga yang telah dilaluinya di liga. Yang perlu dicatat adalah, keduanya sama-sama pernah bahu membahu untuk Persebaya Surabaya.
Aksi David Da Silva dan Irfan Jaya ini membuat adem fans di media sosial, lantaran sebelumnya saling sindir soal prestasi hingga fasilitas tim yang dimiliki.
Terakhir, fans bali United menanyakan bagaimana kabar training center milik Persib Bandung.
Persib Bandung memang baru merencanakan pembangunan training center, sementara TC milik Bali United dinilai yang terbaik di Indonesia atau Asia Tenggara.
Namun untuk prestasi di papan klasemen, Persib Bandung jauh memimpin di atas Bali United.
Bahkan Persib Bandung yang dilatih Luis Milla terbuka lebar dalam persaingan perebutan juara di musim ini.***
Berita Terkait
-
Training Center Persib Bandung Kena Sindir, Bali United Dapat Penghargaan dari J.League
-
Ramai Iriana Jokowi Pendukung Bali United, Kaesang Kena Senggol Juara Musim Lalu
-
Dobel Digit Gol Ciro Alves, Striker Persib Bandung Catat Hattrick Tiga Musim
-
Terungkap, Striker Persib Bandung David Da Silva Sakit Saat Jelang Gantikan Ezra Walian
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional