SUARA SEMARANG - Dua klub disebut menjadi peminat kuat Pratama Arhan musim depan, namun Persib Bandung bisa gagal karena terganjal Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi.
Persib Bandung dan PSIS Semarang adalah dua klub yang dinilai akan meminang Pratama Arhan jika kembali ke Indonesia musim depan.
Nama Persib Bandung jelas lebih besar dan menarik bagi Pratama Arhan, namun faktor Bos Yoyok Sukawi di PSIS Semarang diyakini bakal menggagalkan transfer tersebut.
Sudah bukan rahasia lagi jika Persib Bandung jatuh hati pada Pratama Arhan, bahkan jelang musim ini digulirkan, nama eks PSIS Semarang tersebut terus disebut fans Pangeran Biru.
Rumor itu baru hilang setelah Tokyo Verdy resmi mengumumkan perpanjangan kontrak bagi Pratama Arhan di Liga Jepang.
Ada dua alasan mengapa Persib Begitu naksir Pratama Arhan, pertama adalah kebutuhan Luis Milla akan pemain bertahan yang bisa memberikan suplai bola ke depan.
Jika melihat Pratama Arhan, maka kemampuannya melebihi syarat itu, karena ia memiliki insting sebagaimana pemain sayap yang menyuplai striker dengan umpan-umpan silang.
Kedua, Luis Milla adalah pelatih Pratama Arhan saat bermain di Timnas beberapa tahun lalu.
Sehingga Pelatih Persib Bandung asal Spanyol tersebut tahu betul bagaimana kualitas Pratama Arhan.
Baca Juga: Musim Pemanasan Luis Milla, Regenerasi Bek Persib Bandung Rekrut Pemain Tiki Taka
Soal, nilai transfer, Persib Bandung diyakini tak akan menemui kendala lantaran beberapa kali terbukti melakukan transfer dengan nominal besar.
Bahkan untuk menggaji Luis Milla, jelas bukan dana kecil yang mesti dikeluarkan oleh manajemen Pangeran Biru.
Namun, untuk merealisasikannya jelas bukan hal yang mudah meski nantinya Pratama Arhan kembali ke Indonesia.
Alasanya, Pratama Arhan adalah didikan PSIS Semarang yang saat itu menjadi anak emas serta mendapatkan banyak dukungan.
Hal itu dilakukan oleh CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi, bahkan saat tawaran Tokyo Verdy tiba.
PSIS Semarang begitu mendukung Pratama Arhan berkarir di luar negeri, namun dengan catatan jika nanti kembali ke Indonesia maka PSIS Semarang adalah rumahnya.
Meski tak ada perjanjian resmi, Pratama Arhan diyakini akan mendahulukan PSIS Semarang daripada Persib Bandung jika kembali ke Indonesia.***
Berita Terkait
-
Musim Pemanasan Luis Milla, Regenerasi Bek Persib Bandung Rekrut Pemain Tiki Taka
-
Sauto Expo: Pameran Mobil di Mall Ciputra Semarang Hadirkan 9 Dealer Ternama, Berikut Ini Daftar Promonya
-
Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Kamis, 9 Maret 2023
-
Bye... Bye... Juara, Terbongkar Taktik Luis Milla dan Persib Bandung Keok Klub Degradasi
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Apa Arti Mimpi Kecebur Sungai atau Got? Ini Penjelasannya Menurut Primbon Jawa
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Infinix HOT 70 Meluncur di Indonesia, Andalkan Helio G100 Ultimate dan Desain Dynamic Shine Unik
-
4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 31 Mei 2026, Akhir Bulan Hidup Makin Tenang
-
Dukung Gerakan Cegah Tindakan Bunuh Diri, Doyoung NCT Donasi Rp 1,1 Miliar
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Tren Fashion Polkadot Comeback! Motif Retro Kembali Digandrungi Gen Z dan Ibu Muda
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Jerawat Mendem, Ampuh Redakan Peradangan
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran