SUARA SEMARANG - KMSK Deinze kedapatan menyampaikan kata "Punten" saat tak memainkan Marselino Ferdinan di laga terakhirnya.
Sontak saja, kata-kata dari KMSK Deinze itu langsung ditanggapi dengan Bahasa Sunda oleh fans sepakbola Indonesia.
Hal itu ditafsirkan sebagai permintaan maaf dari KMSK Deinze soal Marselino Ferdinan yang tak diberikan menit bermain.
Marselino Ferdinan hanya menghangatkan bangku cadangan saat KMSK Deinze bermain imbang 1-1 melawan Lommel di kandang sendiri.
Sebenarnya hal itu bisa dimaklumi karena pelatih KMSK Deinze Marc Grosjean memainkan posisi yang berbeda dengan menurunkan lebih banyak penyerang.
Seperti tak ingin malu di depan suporter sendiri, Marc Grosjean bahkan mengganti gelandang serang Liridon Balaj dengan striker Dylan De Belder di menit ke 77'.
Hal itu menandakan KMSK Deinze sedang mencari gol kemenangan untuk mendekatkan posisi di puncak klasemen meski akhirnya gagal tercapai.
Dengan hasil imbang di kandang sendiri tersebut, KMSK Deinze mengumumkannya di laman instagram klub disertai foto pertarungan pemain dari kedua tim.
"De punten worden gedeeld vandaag," @kmskdeinze.
Baca Juga: Kecolongan Menit Akhir, Statistik Marselino Ferdinan dkk dan KMSK Deinze Gagal Dekati Lommel
Membaca kalimat tersebut, netizen yang berasal dari Indonesia langsung ramai-ramai berkomentar.
Ada yang mengira kata punten itu layaknya Bahasa Sunda yang bermakna "maaf" atau "permisi".
Mereka pun menanggapi unggahan KMSK Deinze tersebut dengan bahasa Indonesia dan campuran Sunda.
"Mangga dihapunten," @f.arhaanjj_.
"Punten... Mangga...," @pato_maldinisme.
Namun jika melihat kalimat secara utuh, kata punten tersebut jelas bukan bermakna maaf atau permisi.
Berita Terkait
-
Marselino Ferdinan Tak Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday, Dirtek PSSI Ungkap Alasan
-
Kecolongan Menit Akhir, Statistik Marselino Ferdinan dkk dan KMSK Deinze Gagal Dekati Lommel
-
Nonton KMSK Deinze vs Lommel Malam Ini, Cek Tautan DISINI, Marselino Ferdinan Masuk Line Up
-
KMSK Deinze Disebut Takut Pada Netizen Indo dan Berimbas ke Marselino Ferdinan di Starter
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
25 Link Poster Ucapan Hari Raya Waisak 2026 Gratis, Bisa Langsung Download dan Dibagikan
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Tampil di Specteve 2026, Efek Rumah Kaca Bawa Pesan Emosional Lewat Lagu 'Di Udara'
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions