SUARA SEMARANG - Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius meminta maaf kepada suporter Mahesa Jenar usai kalah dari Barito Putera dengna skor 3-0.
Hasil laga melawan Barito Putera ini membuat PSIS Semarang mendapatkan kekalahan yang kelima kali secara berturut-turut.
Menurut Gilbert Agius, pihaknya akan berfokus untuk berbenah dan menatap pertandingan selanjutnya.
"Saya minta maaf atas hasil ini, saya di sini bersama pemain bagaimana kita akan terus mempersiapkan untuk laga selanjutnya," katanya usai laga, Minggu (26/3/2023).
Gilbert Agius mengakui, banyak kesalahan yang dilakukan oleh para pemain PSIS Semarang.
Meskipun demikian, Gilbert Agius menjelaskan bahwa dalam sepakbola semua dapat melakukan kesalahan.
Dia berjanji akan melakukan perbaikan dan mendampingi para pemain muda PSIS Semarang agar bisa tampil lebih baik.
"Ini sepak bola, pemain sepakbola manapun akan melakukan kesalahan, untuk pemain muda mungkin butuh pendampingan mental agar mereka bermain lebih baik lagi," jelasnya.
Perwakilan pemain PSIS Semarang, Oktafianus Fernando mengatakan, di awal laga berjalan, tim dalam kondisi baik.
Baca Juga: Aksi Moana Anak Ria Ricis Manjat Pagar Saat Main di Mall Bikin Netizen Gemas
Namun sayang kesalahan demi kesalahan terjadi selama pertandingan setelah memasuki pertengahan babak pertama.
Kesalahan tersebut yang kemudian dimanfaatkan para pemain Barito Putera untuk bisa mencetak gol.
"Sebetulnya kita mengawali laga dengan baik, tapi namanya sepakbola kita bisa melakukan kesalahan dan dihukum dengan gol, semoga dilaga selanjutnya kesalahan itu tidak terulang lagi," tambahnya.
Dalam pertandingan Barito Putera vs PSIS Semarang, gol dicetak oleh Eksei Timothy Joseph Runtukahu pada menit 29.
Kemudian Barito menggandakan keunggulan di waktu tambahan babak pertama melalui Gustavo Tocantins.
Gol dari Rizky Pora di menit 85 menggenapi kekalahan PSIS Semarang dalam lima laga terakhirnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis