SUARA SEMARANG- Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Palopo, Rachmad Ardiyanto bersama jajarannya melakukan Studi Tiru di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang.
Rombongan Imigrasi Palopo disambut hangat oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang, Guntur Sahat Hamonangan dan jajaran. Kunjungan ini berfokus pada pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kantor Imigrasi Semarang.
Kantor Imigrasi Semarang dipilih Imigrasi Palopo karena fasilitas pelayanan yang lengkap di tengah intensitas permohonan pengurusan paspor yang terus meningkat.
"Dengan intensitas permohonan paspor yang kian meningkat, Imigrasi Semarang memberikan berbagai inovasi yang ditujukan untuk memudahkan pelayanan terhadap masyarakat," terang Guntur.
Rombongan diajak berkeliling untuk melihat berbagai fasilitas yang terdapat pada Kantor Imigrasi Semarang, serta ditujukan beberapa inovasi yang ada termasuk Si Semar Layak.
"Aplikasi ini adalah bentuk peningkatan pelayanan Imigrasi Semarang seperti pelaporan orang asing dan pendaftaran antrean paspor online sehingga memudahkan masyarakat," jelas Kakanim Semarang.
Dengan adanya kunjungan ini diharapkan mampu meningkatkan silaturahmi antarpegawai dan lebih daripada itu, kedua UPT dapat saling memberikan ide maupun masukan untuk pembangunan kantor menjadi lebih baik.
Sementara Kakanim Palopo mengatakan, "Harapannya kunjungan studi tiru ini dapat membangkitkan semangat bagi Kantor Imigrasi Palopo untuk terus berkomitmen dalam pembangunan Zona Integritas."
Baca Juga: Sohwa Halilintar Komentari Geng Cewek Cosplay Outfit Keluarganya Malah Bikin Netizen Bingung
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
5 Cara Mengatasi Kulit Kusam akibat Polusi Jakarta, Serum Vitamin C Murah Jadi Andalan
-
Hacks MRT Jakarta April 2026: Trik Cari Gerbong Lebih Sepi dengan Bantuan Aplikasi MyMRTJ
-
Siapa Ferizka Utami? Sosok Asal Palembang di Balik Video Totok Daun Sirih pada Bayi Menangis
-
Siapkan Pusat Ekonomi Baru, Bupati Rudy Susmanto Dorong Jalur KRL hingga Jasinga
-
'Saya Bukan Minta Uang', Anggota DPRD Lebak Semprot Kadis yang Cuek Saat Koordinasi
-
Aksi Jambret di Depan Palembang Icon Berujung Apes, Korbannya Ternyata Polisi
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
John Herdman Berpotensi Diperkuat Pemain Keturunan Jerman Eks Bayer Leverkusen?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran